Ini 10 Anime Paling Kontroversial, Berani Nonton Sampai Tamat?
Ini 10 Anime Paling Kontroversial, Berani Nonton Sampai Tamat?
Kontroversi terkadang bisa menjadi hal yang baik karena bisa membuat beberapa anime mendapatkan perhatian lebih dari banyak orang, hingga memancing diskusi mendalam antarfans.
Namun jika anime terlalu kontroversial, isu yang muncul bisa menutupi cerita asli dari serial tersebut. Berikut merupakan 10 anime paling kontroversial, beberapa punya popularitas besar, tetapi tak sedikit yang dihindari oleh penonton.
1. Death Note
Anime satu ini punya kisah ikonik tentang buku kematian yang bisa mencabut nama siapa pun hanya dengan menuliskan nama mereka di buku tersebut. Death Note punya kisah yang cukup mengguncang sisi psikologis.
Namun anime ini menimbulkan kontroversi karena sampul 'buku kematian' yang menjadi tren bagi banyak pelajar. Tak sedikit orang tua yang khawatir soal pengaruh negatif dari anime ini, sedangkan di sisi lain, Death Note juga menjadi 'meme' dari dunia nyata.
Hal ini pun membuat esensi Death Note diabaikan oleh banyak penonton, serta menjadikan anime ini sebagai salah satu serial kontroversal.
2. Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation
Anime dengan genre isekai ini mengisahkan tentang seorang pria pengangguran yang berpindah ke dunia lain usai mengalami kecelakaan. Ia kini hidup di dunia ajaib yang penuh sihir dan makhluk mistis.
Meski memiliki animasi yang memukau dan kisah yang cukup solid, anime satu ini terus menuai kontroversi karena sikap pemeran utamanya, Rudeus. Pasalnya, Rudeus ditampilkan sebagai seorang pemuda mesum dan sering menggoda gadis muda.
Selain itu, sosok pria berusia 30-an tahun di tubuh seorang remaja juga dinilai sebagai sesuatu yang kontroversial. Hal ini membuat Mushoku Tensei dihindari banyak penonton.
3. Berserk
Berserk merupakan anime yang mengadaptasi manga bertajuk sama dengan kisah gelap yang mendapatkan banyak penggemar. Sayangnya, adaptasi anime Berserk justru menuai kontroversi dan kritik keras.
Tiga episode pertama Berserk dinilai menampilkan kekerasan yang terlalu intens dan gelap, membuat versi anime serial ini disebut ‘edgy’ dan menghilangkan esensi cerita yang sebenarnya. Hal ini membuat Berserk versi anime gagal menarik banyak penonton.
4. Goblin Slayer
Goblin Slayer langsung mendapatkan perhatian besar dari penonton saat pertama kali tayang pada tahun 2018 silam. Namun anime ini juga langsung menuai kontroversi dari episode perdana yang menampilkan pertarungan yang terlalu sadis.
Sosok ‘goblin slayer’ menyerang para monster dengan detail yang terlalu berlebihan, membuat anime satu ini dinilai terlalu mengagungkan kekerasan dan tidak memerhatikan kualitas jalan cerita.
5. Interspecies Reviewers
Mengangkat kisah tentang para petualang yang mengunjungi sejumlah rumah bordil, tak heran jika anime satu ini langsung menuai kontroversi sejak pertama kali tayang pada tahun 2020. Funimation pun sempat menayangkan tiga episode perdana anime ini.
Namun tak lama setelah itu, Interspecies Reviewers dihapus total dari Funimation. Hal ini menunjukkan bahwa serial tersebut menuai kontroversi karena tema yang dibawakan.
6. The Executioner and Her Way of Life
Anime satu ini membawakan kisah isekai yang unik dan tidak seperti formula yang pada umumnya. Tokoh utama anime ini, Menou, dikisahkan sebagai pembunuh bayaran yang ditugaskan untuk menumpas mereka yang berpindah dunia.
Namun karena kisahnya yang unik, anime ini justru menuai kontroversi di kalangan penonton. Perubahan genre yang mendadak pada episode perdana membuat banyak penonton merasa kecewa sehingga anime ini tidak mendapatkan popularitas yang besar.
7. Darling in the Franxx
Darling in the Franxx punya kualitas animasi yang memukau karena diproduksi oleh A-1 Pictures, Trigger, dan CloverWorks. Para penggemar pun menyebut bahwa anime ini akan menjadi Evangelion selanjutnya.
Sayangnya, hal ini berubah karena dinamika hubungan karakter yang mendadak berubah, yakni ketika Ichigo mencuri ciuman dari Hiro. Hal ini membuat penggemar yang berharap pada hubungan Hiro dan Zero Two kecewa.
Anime ini kemudian dinilai berakhir dengan mengecewakan karena menyusun jalan cerita yang tidak masuk akal.
8. Kokoro Connect
Anime yang mengadaptasi kisah novel karya Sadanatsu Anda ini pada awalnya menuai tanggapan positif dari para penonton. Perpaduan elemen misteri supranatural dan komedi romantis membuat anime ini berhasil mencuri perhatian publik.
Sayangnya, kontroversi anime ini datang dari kisah di balik layar. Sebelum Kokoro Connect resmi tayang, Mitsuhiro Ichiki diundang ke atas panggung pada acara sebelum perilisan. Ichiki pada awalnya yakin ia dipanggil ke atas panggung karena akan menjadi salah satu pengisi suara.
Namun terungkap bahwa ia hanya dipilih sebagai manajer produksi anime tersebut, dengan tim produksi yang menampilkan video audisi Ichiki dan menyebut acara itu sebagai sebuah lelucon. Hal ini membuat Kokoro Connect menuai kontroversi di kalangan penggemar.
9. School Days
Pertama tayang pada tahun 2007, School Days langsung mendapatkan reputasi besar sebagai anime dengan kisah gelap dan sadis. Namun anime satu ini baru menuai kontroversi usai membatalkan penayangan episode terakhir.
Pembatalan ini dibatalkan karena adanya kasus pembunuhan di dunia nyata. TV Kanagawa sebagai pihak yang menayangkan anime ini mengganti episode terakhir dengan tayangan setengah jam berisi pemandangan dalam anime tersebut.
Mulai dari tayangan ini lah, muncul istilah ‘nice boat’ sebagai ungkapan sarkasme yang populer di internet kala itu.
10. Elfen Lied
Anime ini membawakan kisah kontroversial tentang dua pemuda bernama Kouta dan Yuka yang merawat seorang gadis amnesia hingga sembuh. Namun ternyata, gadis itu merupakan makhluk dengan kekuatan telekinetik misterius.
Kedua pemuda itu pun hrus melindungi sang gadis dari organisasi gelap yang berusaha membutunya. Meski terlihat tidak terlalu sadis bagi penonton modern, anime ini telah menuai kontroversi saat masih tayang.
(asw/agn)