Advertisement

Kisah Sedih Kekalahan Gecko Moria dari Kaido di One Piece

Astrid Riyani Atmaja | Insertlive
Kisah Sedih Kekalahan Gecko Moria dari Kaido di One Piece
Kisah Sedih Kekalahan Gecko Moria dari Kaido di One Piece (Foto: dok. Toei Animation/One Piece)a
Jakarta -

Gecko Moria merupakan salah satu karakter yang sudah tidak familiar lagi bagi penggemar One Piece. Ia merupakan sosok bajak laut tangguh yang tak terkalahkan sehingga disegani oleh para bajak laut lainnya.

Sebelumnya, ia merupakan anggota dari tujuh panglima perang laut yang sangat berpengaruh (Shichibukai).

Sebagai sosok bajak laut yang sangat kompetitif, ia memutuskan untuk datang ke Wano, tempat kelahirannya.

Bukan tanpa tujuan, ia berupaya untuk menumbangkan Kaido yang juga dikenal sebagai sosok berpengaruh.

Advertisement

Sayangnya, Moria beserta krunya habis di tangan Kaido di dalam pertempuran tersebut.

Di balik kisah tragisnya itu, banyak penonton yang justru menyoroti kisah yang menyedihkan dari kekalahan Gecko Moria.

Berikut ini kisah sedih kekalahan Gecko Moria dari Kaido.

Tujuan Mulia dari Kunjungan ke Wano

Wano merupakan tempat Moria dibesarkan. Diketahui bahwa saat masih kecil, Moria pernah terdampar di situ sehingga beberapa penduduk sudah tak asing dengan sosoknya. Bahkan, kabar kedatangan Moria pun disambut hangat oleh penduduk wilayah Ringo.

Sebagai bentuk penghormatan, ia juga menyandang nama Kozuki di wilayah tersebut. Tujuan kedatangannya pun bukan untuk membangun reputasi ataupun mencari Road Poneglyph, tetapi untuk menyelamatkan wilayah tempat ia dibesarkan itu dari kekuasaan Kaido. Sayangnya, upayanya tersebut gagal. Tujuan utamanya itu membuat kabar kekalahannya tampak sangat menyedihkan.

Kehilangan Semua Krunya

Nasib tragis tidak hanya menimpa Moria, tetapi juga kepada anak buahnya. Semua krunya tewas di dalam pertempuran melawan Kaido. Namun, hanya Kaido yang satu-satunya selamat dalam pertempuran itu.

Merasa terpukul dengan kehilangan rekan-rekannya, ia kemudian memutuskan untuk membentuk prajurit zombie yang kuat. Dengan memiliki pasukan zombie, Moria tidak perlu merasa sedih atau takut akan kehilangan rekan setimnya lagi sebab para zombie tersebut tidak akan pernah mati dan bisa hidup kembali.

Tidak pernah Membalas Dendam

Kekalahan Moria dari Kaido membuat banyak orang meyakini bahwa suatu saat Moria akan balas dendam. Bahkan, ia telah menghabiskan waktu sepuluh tahun untuk menciptakan pasukan zombie dengan niat membalas dendam kepada Kaido. Namun, nyatanya hal tersebut tidak pernah terjadi.

Selama arc Wano, ia justru malah ditahan di Pulau Bajak Laut karena menolak tawaran Blackbeard untuk bergabung ke dalam krunya.

Tetap Dianggap Pahlawan oleh Penduduk Ringo

Meski kabar kekalahannya terasa memalukan, kejadian tersebut justru menyisakan perasaan pilu bagi warga Ringo. Usai kekalahannya dari Kaido, Moria memutuskan untuk menghilang dari Wano. Bahkan, ia meninggalkan pulau tersebut tanpa berpamitan.

Meski Moria menganggap dirinya gagal, penduduk Ringo justru memiliki pandangan berbeda terhadap dirinya. Usai dirinya menghilang, penduduk Ringo menganggap Moria sebagai sosok pahlawan yang telah gugur. Bahkan, mereka membangun sebuah makam khusus untuk mengenang jasanya.

(Astrid Riyani Atmaja/arm)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement