Advertisement

Drama China 'Love and Crown' Alami Penurunan Rating yang Signifikan, Penyebabnya...

ARM | Insertlive
Love and Crown
Drama China 'Love and Crown' Alami Penurunan Rating yang Signifikan, Penyebabnya... (Foto: dok. Weibo)
Jakarta -

Drama China Love and Crown mengalami penurunan rating yang signifikan usai penayangan perdananya yang mendapatkan antusias tinggi.

Memiliki kisah cinta dengan latar era kerajaan membuat Love and Crown hingga jajaran pemainnya membuat drama ini sangat dinantikan penayangannya.

Pada episode perdananya, drama ini sempat mendapatkan rating sebesar 8,6. Namun, seiring penayangan tiap episodenya, perolehan ratingnya menurun.

Dari 8,6 ke 7,6, hingga episode terakhirnya yang hanya memperoleh 6,5 saja. Bahkan di situs iMBd, rating untuk drama yang berjumlah 35 episode ini hanya 5,5.

Advertisement

Dibintangi oleh Ren Jialun dan Peng Xiaoran, kedua aktor itu dinilai sangat baik dalam mendalami karakternya.

Ren Jialun dinilai telah sukses memerankan tokoh kaisar yang tenang namun berwibawa. Ia mengandalkan bahasa tubuh dan intensitas yang tenang daripada bersikap berlebihan.

Sementara Peng Xiaoran berhasil menampilkan berbagai laporan emosi sebagai permaisuri. Ia berhasil menampilkan bagaimana seorang perempuan yang berkutat dengan pengabdian, frustrasi, dan konflik batin.

Menurut Tonboriday, penyebab drama ini mengalami penurunan rating yang konsisten berasal dari segi cerita.

Meskipun diangkat dari novel karya Wo De Hou, cerita yang ditampilkan berbeda. Bahkan sang penulis pun menuliskan kritiknya di media sosial.

Menurut sejumlah blogger Tiongkok, lapisan emosional dan motivasi naratif utama dalam adaptasi tersebut telah dihilangkan atau diubah secara drastis.

Dalam cerita aslinya, pengorbanan serta kedalaman emosional sang permaisuri merupakan inti dari alur cerita. Namun, dalam versi drama, perjalanan batin tokoh tersebut terasa jauh lebih dangkal bagi banyak penonton.

Bahkan pada adegan-adegan yang seharusnya sarat emosi, seperti momen ketika ia dipaksa mengambil keputusan politik melalui pernikahan, penonton justru mempertanyakan seberapa besar dampaknya, terutama jika dibandingkan dengan versi asli yang mempertahankan kedalaman emosionalnya.

(arm/dia)

Komentar

!nsertlive