Jakarta Philharmonic Orchestra Bawa Nuansa Baru dalam Perayaan HUT Jakarta ke-499
Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan berkolaborasi dengan Jakarta Philharmonic Orchestra menghadirkan pertunjukan musik spesial di Taman Bendera Pusaka pada Sabtu (20/6) malam.
Acara yang berlangsung pada pukul 19.30 hingga 21.00 WIB ini menyuguhkan perpaduan lagu-lagu Betawi, lagu nasional, dan musik klasik Barat dalam format ensemble. Konser tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan menuju usia hampir lima abad ibu kota sekaligus menghadirkan ruang hiburan yang dapat dinikmati masyarakat.
Taman Bendera Pusaka sendiri merupakan ruang terbuka hijau yang baru diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 14 Maret 2026. Kehadiran lokasi ini diharapkan menjadi ruang publik yang mendorong interaksi sosial sekaligus aktivitas seni dan budaya.
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, mengatakan bahwa pertunjukan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang tetap menjaga nilai budaya lokal.
"Malam ini, sebagai bagian dari perayaan HUT DKI Jakarta yang ke-499, melengkapi berbagai inisiatif warga kota, malam ini kami tampilkan formasi Ensemble dari Jakarta Philharmonic Orchestra di Taman Bendera Pusaka yang merupakan Ruang Terbuka Hijau yang baru saja diresmikan Gubernur Pramono Anung pada tanggal 14 Maret 2026 lalu. Ruang terbuka dan interaksi dalam berbagai kegiatan warga adalah satu dari target pembangunan Pemprov DKI Jakarta dalam memposisikan diri sebagai Jakarta kota global, jadi kombinasi pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan juga peningkatan kualitas hidup warga kota menjadi dua pilar utama," jelas Mochamad Miftahulloh Tamary.
Tahun ini, perayaan HUT Jakarta mengusung tema "Lenggok Jakarta". Tema tersebut terinspirasi dari istilah "lenggang lenggok" yang menggambarkan gerakan tubuh yang luwes saat berjalan atau menari. Makna tersebut menjadi simbol semangat masyarakat Jakarta yang mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan dan tetap menjalani kehidupan dengan penuh optimisme.
Konsep acara juga dirancang untuk menghadirkan suasana yang hangat, penuh keceriaan, serta memperlihatkan keberagaman budaya yang menjadi ciri khas ibu kota.
Sementara itu, salah satu pendiri Jakarta Philharmonic Orchestra, Neneng Rahardja, mengungkapkan bahwa konser ini menjadi bagian dari perjalanan orkestra tersebut dalam mendukung citra Jakarta sebagai kota global melalui seni musik.
"Perayaan 499 HUT Jakarta menjadi bagian dari perjalanan Jakarta Philharmonic sebagai bagian dari branding kota global Jakarta. Malam ini, kami menampilkan karya-karya Ismail Marzuki, Ibu Soed, Harry Sabar, dan karya klasik dari Antonio Vivaldi. Kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, kami akan senantiasa menampilkan aransemen Jakarta Philharmonic Orchestra dari lagu-lagu Jakarta, karya besar musisi Indonesia, dan karya klasik Barat," ujar Neneng Rahardja.
Melalui kolaborasi ini, masyarakat tidak hanya disuguhkan pertunjukan musik berkualitas, tetapi juga diajak menikmati harmoni antara budaya Betawi, musik nasional, dan komposisi klasik dunia dalam suasana ruang terbuka yang nyaman.
Acara ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan seni dan budaya yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang modern, inklusif, dan berkelas internasional.
(yoa/yoa)