Advertisement

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Matcha dan Green Tea yang Perlu Diketahui

asw | Insertlive
gerai matcha di dalam area pasar
Foto: Instagram
Jakarta -

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Matcha dan Green Tea yang Perlu Diketahui

Popularitas minuman matcha belakangan terus meningkat dan menjadi tren yang disorot. Minuman berbahan dasar teh ini pun hadir dalam berbagai varian, menggabungkan matcha dengan bahan-bahan beragam untuk minuman modern.

Bersamaan dengan popularitas matcha, muncul pula tren konsumsi teh hijau untuk mendukung kesehatan. Tak hanya itu, teh hijau juga dianggap bisa membantu proses menurunkan berat badan.

Matcha dan teh hijau alias green tea yang sama-sama punya warna hijau pun menimbulkan pertanyaan soal perbedaan keduanya. Serupa tapi tak sama, berikut merupakan perbedaan antara matcha dan teh hijau yang perlu diketahui sebelum dikonsumsi.

Advertisement


Proses Pengolahan

Meski matcha dan teh hijau berasal dari tanaman teh yang sama, keduanya punya perbedaan signifikan pada proses produksinya.

Teh hijau atau green tea berasal dari daun teh yang langsung dipanaskan usai dipanen. Hal ini dilakukan untuk mencegah oksidasi yang bisa menurunkan kualitas daun teh. Setelah itu, daun teh akan dikeringkan dan diseduh menggunakan air panas saat akan dikonsumsi.

Sementara tanaman teh untuk matcha ditanam dalam kondisi teduh selama beberapa minggu sebelum masa panen. Metode ini dilakukan untuk meningkatkan produksi senyawa tertentu seperti klorofil dan L-theanine.

Setelah dipanen, daun teh untuk matcha akan dikeringkan, dengan bagian batang dan tulang daun yang dipisahkan. Daun teh kemudian digiling hingga menjadi bubuk hijau halus.

Bentuk bubuk ini membuat matcha dikonsumsi dengan melarutkan seluruh daun teh ke dalam air panas dan bukan sekadar diseduh seperti teh hijau.


Rasa dan Tampilan

Pada umumnya, green tea punya rasa yang ringan, segar, dan sedikit pahit. Cita rasa ini juga dibarengi aroma mirip rumput atau sayuran hijau yang khas. Selain itu, warna seduhan green tea juga cenderung kuning kehijauan hingga hijau muda.

Berbeda dengan green tea, matcha punya warna hijau yang lebih cerah dan pekat. Matcha juga punya rasa yang lebih kuat dengan kombinasi manis, pahit, serta umami yang khas.

Oleh karena itu, rasa yang dihadirkan matcha sering dianggap intens bagi sebagian orang jika dibandingkan dengan green tea. Matcha kemudian sering dicampur dengan susu dan bahan lain untuk minuman dengan cita rasa yang lebih mudah dicerna.


Kandungan Kafein

Teh memang menjadi minuman yang juga mengandung kafein seperti kopi. Green tea dan matcha kemudian memiliki kandungan kafein yang berbeda.

Selain itu, faktor kandungan kafein juga menjadi perbedaan paling signifikan antara matcha dan green tea. Green tea diketahui memiliki kandungan kafein sekitar 11-25 miligram per gram, sedangkan matcha mengandung 19-44 miligram kafein per gram.

Sementara Everyday Health melaporkan bahwa 100 gram matcha bubuk bisa mengandung hingga sekitar 70 miligram kafein, lebih tinggi dibandingkan green tea seduh biasa.

Kandungan kafein yang tinggi pada matcha disebabkan oleh seluruh daun teh yang diekstrak ke dalam bentuk bubuk. Hal ini membuat kandungan kafein dan senyawa aktif lainnya menjadi lebih tinggi.



(asw/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement