Advertisement

Label Sebagai 'Masa Depan Rock' Rupanya Bikin Yungblud Tak Nyaman

Insertlive | Insertlive
Yungblud
Label Sebagai 'Masa Depan Rock' Rupanya Bikin Yungblud Tak Nyaman / Foto: Instagram
Jakarta -

Penyanyi rock asal Inggris, Yungblud, akhirnya buka suara soal label masa depan rock yang selama ini melekat pada dirinya.

Musisi bernama asli Dominic Harrison itu mengaku tidak nyaman dengan anggapan tersebut karena merasa banyak narasi tentang dirinya yang tidak sepenuhnya benar.

Dalam wawancara terbaru bersama i Paper saat menjalani tur dunia album Idols, Yungblud mengatakan dirinya kini hanya ingin fokus menjalani karier tanpa terlalu memikirkan opini publik.

"Saya hanya perlu mengabaikan narasi palsu," ujarnya.

Advertisement

Musisi asal Doncaster itu menjelaskan bahwa nama Yungblud kini sudah berkembang jauh lebih besar dibanding dirinya sebagai individu.

Ia merasa proyek musik tersebut telah menjadi identitas yang memiliki makna berbeda bagi banyak orang.

"Ada banyak versi berbeda dari Yungblud. Saya tidak tahu apakah Yungblud akan menjadi karakter seperti Ziggy Stardust, tetapi nama itu sekarang lebih besar daripada anak pintar dari Inggris utara," katanya sambil menyinggung karakter ikonik milik David Bowie.

Meski sering disebut sebagai penyelamat musik rock modern, Yungblud justru menolak predikat tersebut.

Sebelumnya, Dave Grohl hingga Matt Sorum pernah memuji kesuksesannya sebagai bukti bahwa rock belum mati.

Namun menurut Yungblud, ia tidak pernah mengklaim dirinya sebagai masa depan genre tersebut.

"Ini tahun yang hebat, tapi saya tidak suka disebut sebagai masa depan rock. Saya tidak suka orang berpikir saya mengatakan itu," tegasnya.

Pernyataan itu sekaligus menjawab berbagai asumsi publik tentang latar belakang kehidupannya.

Yungblud menegaskan dirinya berasal dari keluarga kelas menengah dan tidak pernah mencoba membangun citra palsu.

"Saya anak keluarga kelas menengah, saya tidak pernah mengaku bukan, dan saya hanya menjalani hidup saya. Saya anak Inggris yang mencintai negara saya," katanya.

Komentar tersebut muncul setelah banyak penggemar menduga single baru Machine Gun Kelly berjudul Fix Ur Face berisi sindiran untuk dirinya.

Dugaan itu muncul dari lirik yang menyinggung "anak sekolah swasta yang mencoba menjadi penjahat".

Yungblud memang diketahui pernah bersekolah di Ackworth School di Yorkshire sebelum melanjutkan pendidikan di Arts Educational School London. Ia juga sempat tampil dalam serial The Lodge milik Disney.

Pada wawancara bersama Louis Theroux tahun 2022, Yungblud sempat menceritakan masa kecilnya yang penuh tekanan akibat hubungan orang tuanya yang sering diwarnai pertengkaran keras. Pengalaman itu disebut sangat mempengaruhi dirinya saat tumbuh dewasa.

Karier Yungblud terus berkembang pesat. Tahun ini, ia kembali menggelar festival musik BludFest edisi ketiga yang untuk pertama kalinya akan berlangsung di Republik Ceko setelah sebelumnya digelar dua tahun berturut-turut di Milton Keynes.

Festival tersebut akan menghadirkan sejumlah nama besar seperti Biffy Clyro, Primal Scream, dan Pale Waves.

Tak hanya fokus pada musik, Yungblud juga tengah membangun bisnis komunitas kreatif lewat ruang komunitas dan toko bernama BRAT di Denmark Street, London.

Tempat tersebut dirancang sebagai ruang berkumpul penggemar musik, fesyen, seni, hingga pertunjukan kreatif.

Sementara itu, bagian kedua album 'Idols' yang dirilis Februari lalu mendapat respons positif dari banyak kritikus musik.

Album tersebut bahkan disebut sebagai salah satu era terbesar dalam perjalanan karier Yungblud sejauh ini.

(ikh/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement