Advertisement

Kartun Masha and the Bear Ternyata Terinspirasi dari Orang Asli, Begini Kisahnya

asw | Insertlive
Viral di TikTok, Bubur Pink Masha and the Bear Laris Manis di Toko Online
Kartun Masha and the Bear Ternyata Terinspirasi dari Orang Asli, Begini Kisahnya/Foto: Site Video/Site Shop
Jakarta -

Siapa yang tak kenal dengan kartun Masha and the Bear? Serial animasi asal Rusia ini telah menjadi fenomena global, bahkan menjadi salah satu kartun terpopuler di Indonesia.

Kisahnya mengikuti keseharian sosok gadis kecil bernama Masha bersama beruang cokelat bernama Mishka. Keduanya terlibat dalam berbagai kejadian mengejutkan penuh komedi yang membuat penonton tertawa.

Namun tak banyak yang tahu jika Masha and the Bear ternyata terinspirasi dari orang asli, meski tidak benar-benar diangkat dari kisah nyata. Hal ini diungkapkan langsung oleh kreator serial animasi itu, Oleg Kuzovkov.

Pada sebuah artikel yang dipublikasi di media Russia Beyond di pertengahan tahun 2016, Kuzovkov mengungkapkan bahwa karakter Masha terinspirasi dari sosok manusia yang pernah ia temui di dunia nyata.

Advertisement

Pada kesempatan yang sama, sutradara proyek Masha and the Bear, Denis Chervyatsov juga mengungkapkan bahwa ide serial animasi ini muncul dari keinginan untuk menunjukkan hubungan orang dewasa dan anak dalam bentuk komik.

"Ide serial ini muncul dari keinginan kami untuk menunjukkan hubungan antara orang dewasa dan anak-anak bukan secara didaktik, tetapi dalam bentuk komik sehingga semua penonton dapat memahami perasaan yang dialami oleh para karakternya," beber Chervyatsov, dikutip Jumat (15/5).

Ia kemudian menjelaskan soal inspirasi awal karakter Masha. Namun bukan dari hutan seperti latar cerita serial itu, inspirasi karakter Masha berawal di pantai.

Pada era 1990-an, Kuzovkov yang sedang berlibur ke sebuah kawasan pesisir melihat seorang anak perempuan kecil di pantai.

Kuzovkov mengamati bahwa gadis kecil itu sangat aktif dan penuh semangat, serta mudah akrab dengan siapa saja. Gadis kecil itu bahkan tak segan untuk ikut bermain catur atau berenang bersama pelancong lain di kawasan itu.

Namun setelah beberapa hari, para pelancong justru mulai bersembunyi dan menghindar karena merasa anak kecil itu terlalu mengganggu karena sangat aktif. Momen unik itu kemudian menjadi inspirasi bagi Kuzovnov untuk menggarap premis utama Masha and the Bear.

Sementara soal cerita tiap episode, Chervyatsov mengungkapkan bahwa para kreator mengambil inspirasi dari kehidupan pribadi mereka. Pasalnya, sebagian besar anggota tim produksi memiliki anak sehingga lebih mudah untuk menemukan inspirasi.

Karakter Masha yang 'mengganggu' tapi tetap menggemaskan pun langsung menjadi daya tarik utama bagi banyak penonton. Sejak episode pertama, Masha yang terus-menerus mengajak para hewan di hutan bermain pun memberikan kegemasan tersendiri.

Hal ini didukung dengan persahabatannya dengan Mishka, yang awalnya berusaha mengusir Masha. Aksi kocak dan gemas keduanya hingga kini membuat Masha and the Bear meraih popularitas tinggi.

Sejak pertama kali tayang pada Januari 2009, Masha and the Bear berhasil mencetak sejarah sebagai animasi Rusia yang dirilis dalam format 4K. Serial ini pun langsung meraih jutaan penayangan dan menjadi salah satu serial animasi terpopuler di dunia.

(asw)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement