Advertisement

Daftar 11 Buah dan Sayur yang Paling Banyak Mengandung Residu Pestisida

asw | Insertlive
Ilustrasi Buah dan Sayur
Daftar 11 Buah dan Sayur yang Paling Banyak Mengandung Residu Pestisida/Foto: Freepik
Jakarta -

Sejumlah buah dan sayuran yang selama ini dianggap sebagai bahan makanan sehat ternyata berisiko mengandung residu pestisida yang tinggi. Pestisida yang terlanjur masuk ke dalam tubuh sendiri bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Studi yang dilakukan Environmental Working Group (EWG) menemukan 11 buah dan sayur yang punya paparan pestisida tinggi. Meski punya kandungan pestisida tinggi, sejumlah buah dan sayur ini tetap punya manfaat untuk dikonsumsi.

Masyarakat hanya diimbau untuk lebih cemat saat mencuci dan memilih bahan pangan yang akan dikonsumsi. Hal ini bisa membantu mengurangi potensi masuknya pestisida ke dalam tubuh hingga menyebabkan gangguan kesehatan.

Berikut merupakan 11 buah dan sayur yang disebut memiliki residu pestisida tinggi menurut studi terbaru.

Advertisement

1. Bayam

Bayam mentah disebut EWG memiliki residu pestisida paling tinggi dibanding dengan sayur lain jika dihitung menurut berat. Masyarakat disarankan untuk memilih bayam organic atau beku karena dianggap memiliki residu pestisida lebih rendah.

Jika terpaksa menggunakan bayam konvensional, pastikan untuk dibilas hingga bersih menggunakan air mengalir.

2. Kale dan Sawi Hijau

Berdasarkan sampel yang telah diambil, EWG menemukan bahwa lebih dari 50 persen kale mengandung pestisida yang diduga dapat memicu kanker. Maka untuk menghindari risiko ini, masyarakat bisa membuang daun bagian luar dn mencuci sayur hingga bersih.

3. Stroberi

EWG mengungkapkan bahwa warga Amerika rata-rata mengonsumsi sekitar delapan pon stroberi per tahun. Hal ini otomatis juga meningkatkan paparan pestisida. Ahli kemudian menyarankan masyarakat untuk memilih stroberi beku atau organik sebagai alternatif yang lebih aman.

4. Anggur

Kulit anggur yang tipis membuat residu pestisida sulit dibersihkan dengan sempurna. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk mencuci anggur di bawah air mengalir atau memilih produk organik jika memungkinkan.

5. Persik dan Nektarin

Dua buah ini disebut lebih rentan untuk menyimpan residu pestisida karena memiliki kulit yang tipis. Ahli gizi Debbie Bessen menyarankan masyarakat untuk merendam buah dengan campuran air dan baking soda atau cuka sebelum dikonsumsi.

6. Ceri

Ceri juga termasuk sebagai jenis buah yang disebut mengandung banyak residu pestisida. Hal ini dapat ditangani dengan proses memasak seperti merebus atau membuat kompot. Meski demikian, sebagian kandungan nutrisi ceri bisa berkurang.

7. Apel

Apel menjadi buah yang disebut sering mendapat semprotan bahan kimia bahkan setelah dipanen. Maka untuk menghindari potensi terpapar pestisida, masyarakat bisa mengupas kulit apel sebelum dikonsumsi, meski serat dan antioksidan yang ada pada kulit tidak bisa dikonsumsi.

8. Blackberry

Pengujian yang dilakukan USDA pada tahun 2023 menemukan bahwa blackberry menjadi salah satu buah yang mengandung banyak pestisida. Masyarakat disarankan untuk membeli blackberry yang diproduksi secara organic.

9. Pir

Kulit pir disebut menyimpan banyak residu pestisida. Ahli menyarankan untuk mengupas kulit atau merendam buah dengan baking soda sebelum dimakan pada produk non-organik.

10. Kentang

Kentang menjadi pendatang baru untuk jenis sayuran yang mengandung banyak pestisida. Kentang sebagai sayuran akar bisa menyerap banyak pestisida dari tanah ataupun dari proses pascapanen.

11. Blueberry

Blueberry dikenal sebagai jenis buah yang mengandung banyak pestisida beracun. Sebuah laporan pun menemukan bahwa ada 17 jenis pestisida PFAS pada berbagai produk pertanian California termasuk buah beri. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengonsumsi blueberry organik.

(asw)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement