Kebiasaan Menggerakkan Kaki Ternyata Punya Arti Ini
Pernah nggak sih secara tidak sadar Insertizen menggerakkan atau menggoyangkan kaki ketika sedang diam?
Ternyata kebiasaan itu memiliki arti sendiri lo. Kebiasaan menggerakkan kaki meski sedang diam menjadi sinyal dari cara kerja pikiran seseorang.
Gerakan kecil ini tidak selalu diartikan sebagai rasa gugup atau panik tapi bisa juga menjadi cara tubuh membantu otak untuk tetap fokus atau melepaskan diri dari rasa tegang.
Bisa jadi otak membutuhkan stimulasi tambahan untuk memperkuat fokus dan perhatiannya. Dalam sebuah penelitian, gerakan fisik ringan seperti menggoyangkan kaki dapat membantu fungsi kognitif tertentu.
Secara ilmiah, kebiasaan ini dapat membakar kalori tambahan atau sekitar 20-40% lebih banyak daripada diam total. Kebiasaan ini juga meningkatkan aliran darah, meskipun bisa menjadi tanda kondisi medis jika berlebihan.
Seperti yang terjadi pada mereka dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Mereka kerap menggoyangkan anggota tubuhnya. Dalam sisi psikologi, kaki yang tidak bisa diam juga bisa menjadi tanda tidak sabar, bosan atau semangat berlebih.
Orang-orang yang memiliki kebiasaan menggerakkan kaki pun memiliki beberapa kepribadiannya. Apakah kamu termasuk?
- Berpikir selangkah ke depan
- Cenderung cemas
- Pemikir aktif dan mendalam
- Peduli pada orang lain daripada diri sendiri
- Suka melamun
- Ambisius
- Punya energi yang tinggi
- Dikenal multitasking
- Overthinker