Berapa Kali Ideal Olahraga dalam Seminggu? Ini Jawaban Ahli
Berapa Kali Ideal Olahraga dalam Seminggu? Ini Jawaban Ahli
Olahraga telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat karena memberikan dampak besar pada kesehatan dan kebugaran tubuh.
Setiap individu memiliki frekuensi olahraga yang berbeda-beda, tergantung usia, kondisi, dan kesibukan masing-masing. Namun, untuk manfaat dan hasil yang optimal, ada pedoman yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.
Mengetahui frekuensi yang ideal tentunya akan sangat membantu untuk menjalankan pola hidup sehat tanpa harus membebani tubuh dengan intensitas olahraga yang berlebihan.
Namun, perlu dipahami bahwa konsistensi ini juga harus disesuaikan dengan tujuan kesehatan dan kondisi masing-masing individu.
Berapa Kali Idealnya Olahraga dalam Seminggu?
Ilustrasi Olahraga Lari/ Foto: Freepik |
Frekuensi olahraga yang disarankan sangat bergantung pada jenis intensitas yang dipilih, apakah itu ringan atau berat. Selain itu, kondisi tubuh juga sangat berpengaruh pada penetapan frekuensi ini.
Center for Diseases and Prevention (CDC) menganjurkan berbagai frekuensi olahraga yang ideal dalam seminggu agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. Berikut ini frekuensi olahraga yang disarankan:
- 150 menit dalam seminggu untuk olahraga intensitas sedang, misalnya jalan cepat, bersepeda, atau bermain basket
- 75 menit dalam seminggu untuk olahraga intensitas berat
- 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi minimal 30 menit per sesi untuk aktivitas aerobik intensitas sedang, seperti jalan cepat, berenang, atau bersepeda
- 2 kali dalam seminggu untuk latihan kekuatan otot, seperti angkat beban ringan atau pilates
- Minimal 1 jam setiap hari pada anak-anak dan remaja, termasuk aktivitas bermain
- Sekitar 30 menit per hari untuk ibu hamil dengan olahraga intensitas ringan
Sedangkan bagi lansia, olahraga yang dianjurkan harus disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi fisik masing-masing.
Tips Olahraga agar Tetap Konsisten
Tetapkan Target yang Realistis
Jika baru memulai olahraga, jangan langsung memaksakan diri untuk melakukan olahraga intensitas berat setiap hari. Mulailah dengan target kecil yang mudah dicapai, misalnya berjalan kaki selama 15 menit secara rutin. Keberhasilan mencapai target kecil ini dapat memicu motivasi untuk lanjut ke level berikutnya yang lebih berat.
Tentukan Olahraga Favorit
Konsistensi akan jauh lebih mudah dipertahankan jika kamu menikmati aktivitas yang dilakukan. Cobalah berbagai jenis olahraga, mulai dari zumba, berenang, dan jenis olahraga lainnya sampai menemukan yang paling cocok. Jika kamu merasa senang, olahraga tidak akan lagi terasa sebagai beban dan justru menjadi momen hiburan yang dapat menyegarkan pikiran.
Atur Jadwal Olahraga
Tentukan jadwal spesifik, baik itu di pagi hari sebelum beraktivitas atau sore hari setelah pulang kerja. Pastikan waktu olahraga tidak mengganggu rutinitas wajib agar sesi olahraga dapat tetap berjalan dengan lancar. Memiliki jadwal olahraga tetap dapat membantu kita menjalani seluruh aktivitas harian secara disiplin dan teratur.
Cari Teman Olahraga atau Komunitas
Memiliki partner olahraga dapat menjadi sistem pendukung yang efektif untuk saling menyemangati satu sama lain. Kamu akan merasa lebih bertanggung jawab untuk hadir saat sudah membuat janji olahraga bersama teman atau komunitas. Selain meningkatkan aspek sosial, kehadiran orang lain juga membuat suasana olahraga menjadi lebih seru dan tidak membosankan.
(Astrid Riyani Atmaja/agn)
Ilustrasi Olahraga Lari/ Foto: Freepik