Advertisement

Tiket Final Piala Dunia FIFA 2026 Tembus Rp186 Juta, Fans Langsung Protes

Yogi Alfian | Insertlive
WASHINGTON, DC - DECEMBER 04: A detailed view of the FIFA World Cup Trophy during the VIP Welcome Reception ahead of the FIFA World Cup 2026 Official Draw at John F. Kennedy Center for the Performing Arts on December 04, 2025 in Washington, DC.  (Photo by Emilee Chinn - FIFA/FIFA via Getty Images)
Tiket Final Piala Dunia FIFA 2026 Tembus Rp186 Juta, Fans Langsung Protes (Foto: FIFA)
Jakarta -

Harga tiket final Piala Dunia FIFA 2026 mendadak jadi perbincangan panas. Di fase terakhir penjualan yang dibuka awal April, harga tiket melonjak drastis hingga mencapai 10.990 USD atau sekitar Rp186 juta.

Kenaikan ini langsung memicu reaksi keras dari para penggemar sepak bola di berbagai negara. Banyak yang merasa harga tersebut terlalu tinggi dan sulit dijangkau oleh fans biasa.

Fase penjualan terakhir tiket ini resmi dibuka oleh FIFA sejak 1 April dan akan berlangsung hingga turnamen selesai. Menariknya, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada laga final, tetapi juga di berbagai kategori tiket lainnya.

Sorotan terbesar tentu tertuju pada pertandingan puncak yang akan digelar di MetLife Stadium pada 19 Juli 2026. Stadion megah ini akan menjadi tempat penentuan juara dunia, namun harga tiketnya dinilai "tidak masuk akal" bagi sebagian besar penggemar.

Advertisement

Jika dibandingkan dengan rencana awal, lonjakan harga ini sangat jauh. Dalam dokumen bidding resmi, harga tiket final sebelumnya dipatok maksimal 1.550 USD atau sekitar Rp26 juta. Artinya, harga terbaru kini naik hampir tujuh kali lipat.

Bahkan, jika melihat perkembangan terbaru, pada Desember lalu harga tiket masih berada di kisaran 8.680 USD sebelum akhirnya kembali naik ke angka sekarang.

Perbandingan dengan Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar juga cukup mencolok. Saat itu, tiket final termahal hanya sekitar 1.604 USD atau Rp27 juta. Selisih yang jauh ini semakin memicu kritik bahwa Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi ajang yang hanya bisa dinikmati kalangan tertentu.

Banyak fans menilai harga ini membuat sepak bola terasa semakin eksklusif dan menjauh dari akar utamanya sebagai olahraga rakyat. Kekhawatiran pun muncul bahwa stadion akan lebih banyak diisi penonton VIP atau korporat, bukan suporter sejati yang biasanya menciptakan atmosfer meriah.

Di sisi lain, FIFA memiliki alasan tersendiri. Mereka menyebut tingginya minat global sebagai faktor utama kenaikan harga. Turnamen 2026 memang akan digelar di tiga negara-Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada-dengan skala yang lebih besar dan jumlah peserta lebih banyak dari edisi sebelumnya.

Format baru ini membuat antusiasme meningkat tajam. Banyak orang ingin menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia terbesar sepanjang masa.

Meski begitu, perdebatan soal harga tiket ini belum mereda. Banyak pihak berharap ada solusi, seperti penyediaan kuota tiket dengan harga lebih terjangkau agar fans dari berbagai kalangan tetap bisa merasakan atmosfer langsung di stadion.

Pada akhirnya, penggemar dihadapkan pada dua pilihan: mengeluarkan biaya besar untuk pengalaman langsung, atau menikmati pertandingan dari layar kaca. Yang jelas, final Piala Dunia 2026 bukan hanya soal sepak bola, tapi juga mencerminkan mahalnya pengalaman olahraga di era modern.

(yoa/yoa)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement