Advertisement

Jangan Salah Kaprah! Jantung Berdebar Bukan Cuma Karena Cinta, Ini Penyebab Tak Terduga

Yogi Alfian | Insertlive
Ilustrasi lambang cinta atau jantung
Jangan Salah Kaprah! Jantung Berdebar Bukan Cuma Karena Cinta, Ini Penyebab Tak Terduga (Foto: Freepik)
Jakarta -

Banyak orang mengira jantung berdebar atau deg-degan hanya terjadi saat sedang jatuh cinta. Bahkan, hal ini sering muncul dalam film, drama, hingga meme lucu di media sosial-misalnya, "dikira jatuh cinta, ternyata cuma lapar."

Tapi kenyataannya, jantung berdebar tidak selalu ada hubungannya dengan perasaan atau rasa lapar. Ada banyak faktor lain yang bisa memicunya, termasuk dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

Berikut beberapa penyebab yang mungkin sering tidak disadari:

1. Kopi

Advertisement

Kopi memang jadi andalan banyak orang untuk mengusir kantuk dan meningkatkan mood. Tapi di balik itu, kafein dalam kopi bisa memicu jantung berdebar.

Kondisi ini dikenal sebagai palpitasi, yaitu sensasi detak jantung yang terasa lebih cepat atau tidak normal. Meski begitu, menurut British Heart Foundation, konsumsi 4-5 cangkir kopi per hari masih aman bagi orang sehat. Namun, jika berlebihan, risiko jantung berdebar bisa meningkat.

2. Makanan dan Minuman Manis

Makanan tinggi gula bisa membuat kadar gula darah naik dengan cepat, lalu turun drastis. Perubahan ini bisa membuat tubuh terasa gelisah dan memicu detak jantung jadi lebih cepat.

Jika terjadi berulang, orang yang sensitif terhadap perubahan gula darah bisa lebih sering mengalami jantung berdebar.

3. Makanan Pedas

Sensasi panas dari makanan pedas berasal dari zat capsaicin. Zat ini bisa meningkatkan metabolisme dan mempercepat detak jantung sementara.

Selain itu, makanan pedas juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti asam lambung naik, yang kadang terasa seperti jantung berdebar.

4. Makanan Tinggi Lemak

Gorengan dan daging berlemak mengandung lemak jenuh tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus, bisa meningkatkan kolesterol dan memengaruhi pembuluh darah.

Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras, yang bisa memicu sensasi berdebar-terutama pada orang dengan riwayat masalah jantung.

5. Camilan Olahan

Keripik dan makanan instan biasanya mengandung banyak garam, gula, dan lemak tidak sehat. Jika dikonsumsi berlebihan, bisa membuat jantung bekerja lebih keras memompa darah.

Hal inilah yang kemudian memicu detak jantung terasa lebih cepat.

6. Kue dan Pastry Kemasan

Biskuit, kue kering, hingga pastry juga termasuk makanan yang bisa memicu jantung berdebar. Kandungan gula dan lemak jenuhnya cukup tinggi, apalagi jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

7. Daging Olahan

Sosis, ham, dan bacon mengandung garam serta lemak tinggi. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi kerja jantung, yang akhirnya memicu palpitasi.

8. Makanan Tinggi Tiramin

Tiramin adalah senyawa yang terdapat dalam makanan fermentasi dan keju tua. Zat ini bisa memengaruhi tekanan darah dan detak jantung.

Pada beberapa orang, tiramin dapat memicu jantung berdebar lebih cepat.

Jadi, kalau kamu tiba-tiba merasa jantung berdebar, belum tentu karena cinta atau lapar. Bisa jadi, itu reaksi tubuh terhadap apa yang kamu konsumsi.

Karena itu, penting untuk lebih peka terhadap kondisi tubuh. Jika jantung sering berdebar tanpa sebab jelas, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

(yoa/yoa)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement