Advertisement

Bukan Sekadar Gitar! 'Black Strat' David Gilmour Pecahkan Rekor Dunia, Laku Rp246 Miliar

Insertlive | Insertlive
David Gilmour Pink Floyd
Bukan Sekadar Gitar! 'Black Strat' David Gilmour Pecahkan Rekor Dunia, Laku Rp246 Miliar / Foto: Instagram
Jakarta -

Sebuah gitar legendaris yang pernah menghidupkan lagu-lagu ikonik dunia kini resmi mencetak sejarah baru.

Black Strat milik David Gilmour, gitaris dari Pink Floyd, terjual dengan harga fantastis dan menjadi gitar termahal sepanjang masa.

Instrumen bersejarah itu dilepas dalam lelang yang digelar oleh Christie's di New York sebagai bagian dari koleksi milik Jim Irsay. Nilainya tak main-main, mencapai US$14,55 juta atau setara sekitar Rp246 miliar.

Angka tersebut langsung melampaui rekor sebelumnya yang dipegang gitar milik Kurt Cobain, yakni Martin D-18E yang terjual sekitar 6 juta dolar AS pada 2020.

Advertisement

Namun, nilai tinggi gitar ini bukan sekadar soal nama besar. 'Black Strat' adalah saksi lahirnya karya-karya monumental dalam sejarah musik.

Gitar ini digunakan oleh Gilmour saat proses rekaman sejumlah album legendaris seperti The Dark Side of the Moon, Wish You Were Here, Animals, hingga The Wall.

David Gilmour Pink FloydDavid Gilmour Pink Floyd/ Foto: Instagram

Dengan kata lain, gitar ini bukan cuma alat musik-melainkan bagian dari perjalanan sejarah rock dunia.

Menariknya, gitar tersebut sebelumnya dibeli oleh Jim Irsay pada 2019 dengan harga sekitar US$4 juta.

Kini, nilainya melonjak lebih dari tiga kali lipat, menjadikannya salah satu aset musik paling berharga yang pernah dilelang.

Meski memiliki nilai emosional tinggi, Gilmour ternyata sudah lama merelakan gitar-gitarnya untuk berpindah tangan. Ia bahkan menyebut instrumen tersebut seperti teman dalam perjalanan kariernya.

"Gitar-gitar ini sudah sangat baik kepada saya. Mereka adalah teman-teman saya. Mereka telah memberi saya banyak musik. Saya hanya berpikir ini adalah waktunya bagi mereka untuk pergi dan melayani orang lain," ujar David Gilmour.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak kehilangan apa pun, karena masih memiliki replika gitar buatan Fender yang kualitasnya dinilai sangat mendekati aslinya.

"Bagi saya, saya bisa melepaskannya. Ini akan menarik banyak orang untuk melihat penjualan ini, dan gitar ini akan melakukan tugasnya. Ini adalah gitar yang indah. Instrumen ini ada di hampir semua album Pink Floyd sepanjang tahun tujuh puluhan. Fender telah membuat replikanya yang mereka jual, dan saya punya dua atau tiga yang benar-benar sempurna. Mungkin salah satunya akan menjadi gitar pilihan saya di masa depan atau bahkan saya mungkin akan mengubah warnanya," lanjutnya.

Lelang koleksi Jim Irsay sendiri berlangsung dari awal hingga pertengahan Maret 2026 dan dikenal sebagai salah satu koleksi memorabilia paling lengkap.

Tak hanya gitar Gilmour, berbagai instrumen milik musisi dunia seperti The Beatles, Eric Clapton, Bob Dylan, Elton John, hingga Miles Davis juga ikut dilepas.

Sebagian hasil penjualan dari koleksi ini pun akan disalurkan untuk kegiatan filantropi, menambah nilai kemanusiaan di balik transaksi fantastis tersebut.

Kini, 'Black Strat' tak hanya dikenang sebagai gitar legendaris, tetapi juga sebagai simbol bagaimana musik bisa memiliki nilai sejarah-dan harga-yang benar-benar tak terbayangkan.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement