Advertisement

Hakodate, Kota Bintang Bersinar Jepang yang Ramah Turis Muslim

Komario Bahar | Insertlive
Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)
Foto: Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)
Hakodate, Hokkaido -

Hokkaido bukan cuma Sapporo dan sekitarnya. Mulailah beralih ke Hakodate, kota dingin yang sangat 'hangat'.

Saat Tokyo dan golden route seperti Osaka-Kyoto saat ini sangat ramai, beberapa pelancong Indonesia sudah menjadikan pulau Hokkaido sebagai destinasi tujuan.

Hakodate, si bintang bersinar negeri Nippon sangat cocok untuk turis Indonesia yang ingin mendapat pengalaman berbeda.

Bintang Jepang bukan sembarang julukan, karena NASA melabeli hal tersebut karena dari citra satelit ada spot wisata tersohor Hakodate yang seperti bentuk bintang.

Advertisement

Selain terkenal sebagai kota pelabuhan yang cantik, Hakodate juga merupakan pemilik pesona luar berasa ketika musim dingin.

Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)Hakodate Hachimangu Shrine / Komario Bahar (InsertLive)/ Foto: Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)

Winter di sini tak kalah cantiknya dari kota-kota seperti Shirakawago, Takayama, Nagano atau Sapporo.

Menariknya Hakodate sangatlah terkesan humble. Cuma punya penduduk nyaris 300 ribu, Hakodate menjadi kota yang ramah turis muslim.

Insertlive berangkat ke Hakodate lewat undangan Hakodate International Tourism Convention and Association. Bertolak bersama Panorama JTB, InsertLive naik ANA Airways yang transit dulu ke Haneda dilanjut pesawat ANA Airlines yang lebih kecil, perjalanan tak terlalu terasa.

Sekitaran 70 menitan, InsertLive tiba di airport kota tersebut. Tak disangka, vibesnya sangat berbeda dengan kota-kota Nippon yang kita sangat langganan turis seperti yang masuk 'golden route' tadi.

Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)Kuil khas di Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)/ Foto: Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)

Hakodate adalah laut, simbol keramahan, kuliner lezat dan hotel-hotel nyaman. Sepertinya hanya butuh waktu sedikit lagi saja agar Hakodate menjadi tempat favorit traveler +62.

Hari pertama mendarat, InsertLive sudah diajak berkeliling. Langsung mengunjungi jalanan ikonik sampai benteng dan menara paling termashyur di sana, Goryokaku Fort.

Dari lokasi inilah, Hakodate disebut bintang besinarnya Jepang oleh NASA. Benteng segilima ini Goryokaku dari citra satelit benar-benar terlihat seperti bintang Kejora.

Puas menikmati lanskap Hakodate dari sudut pandang menara, kami menyantap makanan otantik negeri Sakura di Shiki Kaisen Shunka di lantai bawah Goryokaku.

Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)Goryokaku Tower and Fort I Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)/ Foto: Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)

Petang menjelang, InsertLive langsung tancap gas ke Mount Hakodate Ropeway (gondola GN Hakodate). Masuk hanya dengan 1800 Yen saja, kita bisa menaiki perjalanan gondola bolak-balik.

Cuaca Hakodate saat itu sayangnya agak mendung dan dingin mencapai derajat minus. Meski kabut tebal mendominasi pemandangan di atas, namun tetap atmosferik dan menghipnotis.

Angin kencang membuat badan harus siap. Tidak disarankan hanya memakai jaket saja tanpa longjohn di kota yang sangat dingin seperti Hakodate di winter (Desember, Januari, Februari).

Namun kejutan manis muncul setelah gondola ke arah pulang. Perjalanan menurun dari sana, gemerlap lampu-lampu kota benar-benar seperti iklan-iklan di brosur online kota tersebut.

Tak lama kemudian, InsertLive pun meluncur ke lokasi jalanan paling iconik Hakodate, Hachimanzaka. Jalan aspal yang menanjak benar-benar bikin Jepang ini adalah belahan yang berbeda sama sekali dengan Tokyo 'bersaudara'.

Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)Iconic Street of Hakodate City -Hachimanzaka- / Komario Bahar (InsertLive)/ Foto: Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)

Jalanan itu sekilas mirip di Anderson Avenue, Amerika Serikat. Pemandangan ini memang betul sangat tak sama dengan jalanan ibu kota di Tanah Matahari Terbit.

Meski sempat turun hujan, efek yang terjadi malah bikin jalanan bikin romantis looks-nya. Dengan variabel laut dan sisi kota yang temaram dari sudut pandang Hachimanzaka, lanskapnya terlihat syahdu.

Soal ramah turis muslim, Hakodate memiliki keterbukaan yang cukup menyenangkan bagi kita yang ingin menjalankan kewajiban ibadah saat vakansi.

Hotel-hotelnya mulai sadar tempat ibadah bagi turis muslim. Bahkan beberapa restoran juga memisahkan alat makan makanan nonhalal dengan yang halal.

Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)Gondola Mt Hakodate / Komario Bahar (InsertLive)/ Foto: Hakodate City Icons / Komario Bahar (InsertLive)

InsertLive bahkan menemui beberapa staf dapur hotel yang berasa dari Indonesia. Dari sana, kebijakan soal keterbukaan 'ramah muslim' semakin lebar spektrumnya.

Kami bahkan sempat salat di kantor Hakodate International Tourism Convention and Association.

Dan cerita masih berlanjut...

(kmb/kmb)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement