Harry Styles Bongkar Makna Lagu 'Dance No More', Ayahnya Sampai Salah Dengar Liriknya
Penyanyi pop dunia Harry Styles akhirnya membuka makna di balik lagu barunya, Dance No More, yang belakangan menjadi salah satu favorit penggemar dari album terbarunya, Kiss All The Time. Disco, Occasionally.
Dalam wawancara bersama Jack Saunders di BBC Radio 1, mantan personel One Direction itu menjelaskan bahwa lagu tersebut lahir dari pengalaman emosional yang sering terjadi di lantai dansa-momen ketika seseorang merasa benar-benar bebas.
Styles menyinggung salah satu liriknya yang berbunyi "there's no difference between tears and sweat". Menurutnya, perasaan yang muncul saat menari dan tenggelam dalam musik bisa begitu kuat hingga sulit membedakan antara tangisan dan keringat.
"Saya rasa siapa pun yang pernah berada di tengah lantai dansa seperti itu, dan merasakan kelegaan ketika Anda benar-benar bebas bergerak dengan musik, tahu perasaan itu-ketika Anda seperti bermandikan air mata dan keringat, dan semuanya terasa sama saja," ujarnya.
Menariknya, Styles mengaku bahwa "Dance No More" juga terinspirasi dari lagu klasik People's Parties milik Joni Mitchell yang dirilis pada 1974.
Ia ingin menulis lagu dengan sentimen serupa, terutama pada lirik legendaris yang berbunyi "Laughing and crying, you know it's the same release."
Menurut Styles, pesan tersebut tidak hanya tentang dirinya pribadi, tetapi tentang kehidupan secara umum.
"Saya rasa ini bukan hanya tentang pengalaman saya, tapi lebih tentang kehidupan. Tertawa dan menangis-keduanya sama-sama menjadi pelepasan."
Ada cerita lucu di balik lagu ini. Saat pertama kali mendengar "Dance No More", ayah Styles justru salah menangkap salah satu liriknya.
Di bagian chorus, Styles sebenarnya menyanyikan "DJ don't dance no more, they say".
Namun ayahnya mengira lirik tersebut berbunyi "DJ don't dance no more, they sit".
Styles pun menganggap versi ayahnya itu cukup gila dan lucu.
Album "Kiss All The Time. Disco, Occasionally" resmi dirilis pada 6 Maret 2026. Untuk merayakannya, Styles menggelar konser spesial One Night Only Manchester di kota Manchester.
Konser tersebut direkam untuk tayangan khusus di Netflix dan menampilkan beberapa lagu hit lama, termasuk As It Was dan Watermelon Sugar.
Di hadapan penonton, Styles juga menyampaikan harapannya terhadap album baru itu.
"Album ini sudah dirilis, dan ini sangat berarti bagi saya. Saya berharap suatu hari nanti album ini juga bisa berarti bagi kalian dan membantu kalian melewati masa-masa sulit."
Setelah perilisan album, Styles juga bersiap memulai tur Together, Together Tour yang akan digelar di beberapa kota besar.
Tur tersebut mencakup 12 malam konser di Wembley Stadium serta residensi besar selama 30 hari di New York City.
Album ini bahkan disebut sebagai karya paling eksploratif dalam kariernya, menunjukkan sisi baru Styles sebagai musisi yang terus bereksperimen.
(ikh/yoa)