Advertisement

5 Makanan yang Disebut Pemicu Sel Kanker

InsertLive | Insertlive
Begini Suasana ‘War’ Takjil di Korea, Ada Gorengan Sebiji Rp 16 Ribu!
5 Makanan yang Disebut Pemicu Sel Kanker/Foto: TikTok @goguma.28
Jakarta -

Kanker merupakan kondisi medis yang dipicu pertumbuhan sel-sel tak wajar di dalam tubuh dan menjadi penyebab kematian utama di tingkat global tanpa memandang batasan usia.

Penyakit ini dipengaruhi berbagai aspek dari faktor keturunan, gaya hidup, hingga asupan nutrisi sehari-hari.

Dalam berbagai riset, mengonsumsi makanan tertentu bisa memperbesar risiko kanker karena kandungan senyawa akrilamida di dalamnya. Akrilamida ini merupakan zat kimia yang muncul secara alami pada makanan yang diproses dengan suhu tinggi melalui penggorengan maupun pemanggangan.

Zat ini biasanya terbentuk dalam makanan nabati yang kaya akan pati. Akrilamida diklasifikasikan sebagai karsinogen potensial bagi manusia yang banyak badan kesehatan menyarankan untuk mengurangi konsumsinya.

Advertisement

Melansir dari Times of India, ini makanan yang membentuk kadar akrilamida dan berpotensi kanker.

1. Ciki dan Kue Kering Kemasan

Makanan ringan ini sering dipanggang dengan suhu tinggi dan dapat mengandung bahan pengawet tambahan serta gula rafinasi yang memunculkan akrilamida.

Penelitian menunjukkan bahwa kadar akrilamida dalam biskuit bisa berkisar antara 160 hingga 1000 µg/kg.

2. Roti Panggang

Roti panggang yang berwarna semakin gelap memunculkan akrilamida yang berasal dari pemanggangan suhu tinggi.

Kadar akrilamida dalam roti panggang dapat berkisar antara 50 hingga 500 µg/kg tetapi tak memungkiri bahwa roti panggang yang lebih gelap cenderung memiliki kadar yang lebih tinggi.

3. Gorengan

Keripik kentang maupun berbagai gorengan lain disebutkan sebagai penyebab terbesar tumbuhnya sel kanker.

Semakin lama dan gelap gorengan, maka semakin tinggi kandungan akrilamida di dalamnya. Misalnya, kadar akrilamida dalam keripik kentang dapat berkisar antara 300 hingga lebih dari 2000 µg/kg, sedangkan kentang goreng dapat berkisar antara 200 hingga 700 µg/kg.

4. Kopi

Akrilamida terbentuk selama pemanggangan biji kopi terutama pada tahap awal. Kopi sangrai ringan seringkali memiliki kadar akrilamida dibandingkan kopi sangrai dengan warna gelap.

kopi seduh dapat mengandung 5 hingga 20 µg/L, sedangkan kopi instan dapat mengandung 100 hingga 400 µg/kg dalam bentuk bubuk.

5. Sereal

Sereal sebagai sarapan sederhana dan instan sering dipanggang dengan suhu tinggi yang bisa menghasilkan akrilamida.

Penelitian menjelaskan bahwa kadar akrilamida dalam produk sereal kemasan berkisar antara 150 hingga 1200 µg/kg, tergantung pada merek dan cara pengolahannya.

(dis/fik)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement