Advertisement

Ini yang Terjadi Jika Kamu Makan Pisang Setiap Hari

Insertlive | Insertlive
7 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Ada yang Populer di Indonesia!
Ini yang Terjadi Jika Kamu Makan Pisang Setiap Hari / Foto: TasteAtlas
Jakarta -

Pisang selama ini dikenal sebagai salah satu buah yang paling mudah ditemukan dan sering menjadi pilihan camilan sehat.

Selain harganya terjangkau, buah berwarna kuning ini juga kaya nutrisi yang penting bagi tubuh.

Menurut para ahli gizi, mengonsumsi pisang setiap hari dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.

Buah ini mengandung vitamin, mineral, serat, hingga antioksidan yang berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

Advertisement

Ahli diet terdaftar sekaligus asisten profesor kesehatan populasi dan pencegahan penyakit di Universitas California, Irvine, Matthew Landry menjelaskan bahwa kandungan serat dalam pisang dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

Ia mengatakan serat dan pati resisten dalam pisang membantu memperlambat proses pengosongan lambung sehingga makanan dicerna lebih lambat.

"Serat dan pati resisten membantu memperlambat pengosongan lambung," jelas Landry.

Kondisi tersebut membuat seseorang merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsi pisang.

Selain membantu rasa kenyang, pisang juga dikenal baik untuk kesehatan pencernaan.

Ahli gizi terdaftar dari Nutrition Now Counseling, Lauren Manaker mengatakan bahwa pisang mengandung pektin dan pati resisten yang bermanfaat bagi usus.

"Pektin adalah serat larut yang membantu melunakkan tinja dan meredakan sembelit," kata Manaker.

Ia menambahkan bahwa pati resisten berfungsi sebagai prebiotik yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus sehingga membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Manfaat lain dari pisang adalah membantu menjaga kestabilan gula darah.

Kandungan seratnya memperlambat penyerapan karbohidrat ke dalam aliran darah sehingga mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba setelah makan.

Menurut Manaker, kondisi ini membuat glukosa dilepaskan lebih bertahap sehingga kadar gula darah tetap stabil dalam jangka waktu lebih lama.

Tidak hanya itu, pisang juga dikenal sebagai sumber energi yang baik. Buah ini mengandung kombinasi karbohidrat sederhana dan kompleks yang dapat memberikan energi cepat sekaligus mempertahankannya lebih lama.

"Karbohidrat sederhana menawarkan sumber energi yang cepat, sementara karbohidrat kompleks memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah," kata Manaker.

Kandungan vitamin B6 dalam pisang juga membantu tubuh mengubah karbohidrat dan lemak menjadi energi yang dapat digunakan oleh sel-sel tubuh.

Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah menjaga tekanan darah. Pisang mengandung kalium dalam jumlah tinggi yang berperan dalam menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.

Landry menjelaskan bahwa kalium membantu ginjal mengeluarkan natrium melalui urin, sekaligus membantu merelaksasi dinding pembuluh darah sehingga tekanan darah dapat lebih terkontrol.

Selain itu, pisang juga mengandung berbagai antioksidan seperti senyawa fenolik, karotenoid, dan flavonoid yang membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Kerusakan ini diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit kronis dalam jangka panjang.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi pisang tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing.

Landry mengatakan bagi kebanyakan orang, makan satu hingga dua pisang per hari umumnya aman dan tidak menimbulkan efek samping.

Namun, orang dengan kondisi tertentu seperti penyakit ginjal kronis mungkin perlu membatasi konsumsi pisang karena kandungan kaliumnya cukup tinggi.

Begitu juga penderita diabetes yang perlu memperhatikan porsi konsumsi karena pisang mengandung gula alami.

Karena itu, para ahli tetap menyarankan agar pisang dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang bersama berbagai jenis buah lainnya.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement