Cara Membersihkan Kepala Shower Supaya Aliran Air Kembali Kencang
Cara Membersihkan Kepala Shower Supaya Aliran Air Kembali Kencang
Insertizen, pernahkah shower kalian terasa kurang kencang? Ternyata masalah tersebut dipicu dari kotoran yang terperangkap di saluran air pada kepala shower. Akibatnya, aliran air jadi terhambat dan terasa lebih lambat.
Meski air tampak bersih dan jernih, tidak menutup kemungkinan bahwa kotoran tersebut bisa saja mempengaruhi kualitas air yang kita gunakan saat mandi.
Jika dibiarkan, lama-kelamaan akan terjadi penumpukan kotoran hingga menimbulkan penyumbatan yang lebih parah. Untuk mencegah masalah ini, kepala shower perlu dibersihkan dengan bahan dan cara tertentu.
Simak langkah-langkahnya berikut ini!
1. Siapkan Cuka Apel dan Kantong Kresek Tidak Terpakai
Bahan yang perlu disiapkan sangat mudah ditemui di rumah. Cukup siapkan cuka apel dan kantong kresek yang tidak terpakai. Cuka apel merupakan cairan alami yang kerap digunakan sebagai pembersih noda membandel pada peralatan kamar mandi. Di sisi lain, kresek yang tidak terpakai ini nantinya akan digunakan untuk membungkus kepala shower.
Setelah semua bahan disiapkan, tuangkan secangkir air cuka ke dalam kresek tersebut.
2. Bungkus Kepala Shower dengan Kantong
Langkah selanjutnya, tutup kepala shower dengan kantong yang sudah berisi air cuka tersebut. Ikat erat kantongnya menggunakan tali atau karet agar tidak lepas. Pastikan ikatannya sudah kencang dan tidak kendur. Hindari memakai selotip karena daya rekatnya tidak akan kuat saat terkena air.
Jika sudah, diamkan kepala shower dalam keadaan terbungkus selama kurang lebih empat jam. Pastikan tidak ada penghuni rumah lain yang ingin memakai shower selama proses pembersihan berlangsung.
3. Sikat Kepala Shower Sampai Bersih
Setelah lebih dari empat jam, lepas kresek berisi cuka apel tersebut. Kemudian, sikat permukaan serta lubang shower dengan sikat kecil atau sikat gigi bekas.
Jika menemukan noda membandel yang menutup akses air, gunakan benda dengan ujung kecil dan tajam seperti tusuk gigi atau peniti untuk membuang kotorannya. Jika sudah dirasa bersih, bilas shower menggunakan air bersih sampai tidak ada noda yang tersisa.
4. Nyalakan Shower
Setelah dibersihkan, Insertizen dapat menyalakan shower kembali untuk melihat kondisi air yang keluar. Apabila masih belum lancar, tusuk kembali bolongan shower yang masih tersumbat menggunakan alat kecil dan tajam. Lakukan secara berulang sampai aliran yang keluar lebih lancar dan kencang.
5. Keringkan Kepala Shower
Jika sudah benar-benar bersih dari kotoran, keringkan kepala shower menggunakan kain lap bersih atau kain mikrofiber. Pastikan tidak ada noda kotoran atau air yang tertinggal di pada shower.
(Astrid Riyan Atmaja/dia)