Advertisement

Tombong Kelapa: Manfaat, Kandungan Gizi, dan Cara Nikmat Menyantapnya

Steffy Gracia | Insertlive
Ilustrasi Santan / Kelapa / Kelapa Tua
Foto: Freepik
Jakarta -

Tombong Kelapa: Manfaat, Kandungan Gizi, dan Cara Nikmat Menyantapnya

Di balik daging dan airnya yang sudah akrab dikonsumsi sehari-hari, kelapa ternyata menyimpan bagian lain yang tak kalah menarik, yakni tombong kelapa. Bagian ini kerap ditemukan saat kelapa mulai berkecambah, dengan tekstur lembut dan rasa yang cenderung manis ringan.

Meski belum sepopuler daging kelapa atau santannya, tombong kelapa mulai banyak dilirik karena kandungan gizinya serta sensasi unik saat disantap. Lalu, apa saja manfaatnya bagi tubuh dan bagaimana cara paling nikmat menikmatinya? Berikut ulasannya.

Apa itu Tombong Kelapa? 

Tombong kelapa, atau yang dikenal dengan sebutan kentos, merupakan bagian tunas putih yang tumbuh di dalam kelapa tua. Prosesnya terjadi ketika embrio kelapa menyerap cadangan nutrisi dari daging dan air kelapa untuk memulai pertumbuhan. Hasilnya adalah bola putih bertekstur empuk yang mengisi sebagian rongga dalam tempurung.

Secara gizi, tombong kelapa mengandung karbohidrat dalam jumlah cukup tinggi, serat, kalsium, mangan, serta antioksidan seperti flavonoid dan terpenoid. Kombinasi inilah yang membuatnya bukan sekadar camilan unik, tetapi juga memiliki potensi manfaat kesehatan. Dengan rasa yang tidak terlalu kuat, tombong bisa disantap langsung dalam keadaan segar atau dimasukkan ke dalam masakan seperti tumisan, sayur lodeh, hingga camilan tradisional.

Advertisement


Manfaat Tombong Kelapa bagi Kesehatan

Lantaran kandungan nutrisinya cukup lengkap, tombong kelapa dikaitkan dengan sejumlah manfaat yang menarik untuk diketahui, di antaranya: 

1. Sumber Energi Alami

Sekitar dua pertiga komposisi tombong kelapa terdiri dari karbohidrat. Zat ini akan dipecah menjadi glukosa yang digunakan sebagai sumber energi utama sel, jaringan, dan organ tubuh. Glukosa ini dapat langsung dimanfaatkan atau disimpan di hati dan otot sebagai cadangan energi.

2. Melawan Radikal Bebas 

Paparan radikal bebas dari polusi, makanan, dan bahan kimia dapat meningkatkan risiko penyakit kronis. Kandungan antioksidan dalam tombong kelapa, termasuk flavonoid dan terpenoid, berperan membantu menangkal stres oksidatif. 

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Sifat antioksidan dan efek kardioprotektif pada tombong kelapa dipercaya membantu melindungi jaringan jantung dari kerusakan akibat stres oksidatif. Kandungan seratnya juga berperan dalam menjaga keseimbangan kadar lemak dalam darah.

4. Mendukung Kesehatan Tulang

Kalsium dalam tombong kelapa membantu menjaga kepadatan tulang dan gigi. Mengingat sebagian besar kalsium tubuh tersimpan di tulang, asupan mineral ini penting untuk pertumbuhan maupun menjaga kekuatan tulang di usia dewasa.

5. Melancarkan Pencernaan

Serat dalam tombong kelapa membantu menambah volume feses dan mempermudah proses buang air besar. Serat juga menyerap air sehingga tekstur feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

6. Membantu Mengontrol Kolestrol dan Gula Darah 

Serat larut air dapat membantu mengikat kolesterol jahat atau LDL di usus sehingga tidak terserap ke aliran darah. Selain itu, kandungan mangan di dalamnya berperan dalam proses produksi insulin yang membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh 

Kandungan antioksidan termasuk selenium membantu menekan stres oksidatif dan peradangan. Kondisi tersebut berkontribusi pada sistem imun yang lebih optimal, meski penelitian lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan efeknya secara klinis.

8. Alternatif Bagi Intoleransi Laktosa 

Tombong kelapa juga dapat diolah menjadi minuman nabati dengan tekstur lembut dan rasa ringan. Karena tidak mengandung laktosa, olahan ini bisa menjadi pilihan alternatif bagi penderita intoleransi laktosa yang ingin menghindari produk susu hewani.

9. Membantu Menurunkan Berat Badan

Serat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan. Ditambah lagi, tombong kelapa relatif rendah kalori sehingga cocok dijadikan camilan tambahan dalam pola makan seimbang.


Kandungan Gizi Tombong Kelapa

Di balik teksturnya yang ringan dan berongga, tombong kelapa menyimpan komposisi nutrisi yang cukup lengkap. Bagian tunas ini mengandung karbohidrat sebagai sumber energi, serat untuk mendukung kesehatan pencernaan, hingga mineral penting seperti kalsium dan mangan. Tak ketinggalan, antioksidan di dalamnya berperan membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.

Jika dilihat lebih rinci, dalam sekitar 100 gram atau satu buah kentos kelapa ukuran sedang, terkandung sejumlah zat gizi, yaitu:

Karbohidrat tercatat sekitar 0,6 gram

  • Serat 9 gram
  • Protein 3,33 gram
  • Kalsium 14 miligram
  • Kalium 356 miligram
  • Fosfor 113 miligram
  • Magnesium 32 miligram
  • Natrium 20 miligram
  • Zat besi 2,43 miligram.

Cara Nikmat Menyantap Tombong Kelapa 

Tombong kelapa paling mudah dinikmati dengan cara dimakan langsung setelah tempurung dibuka. Rasanya ringan dan sedikit manis, dengan tekstur empuk yang berbeda dari daging kelapa biasa. Sensasi ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang.

Selain disantap segar, tombong kelapa juga bisa diolah menjadi keripik kentos. Iris tipis lalu panggang atau goreng hingga renyah untuk camilan gurih yang berbeda dari keripik pada umumnya. Tombong juga kerap ditambahkan ke dalam es kelapa atau minuman segar lainnya untuk memberi tekstur unik dan tambahan serat alami.

Di beberapa daerah, tombong bahkan dimasukkan ke dalam olahan tradisional sebagai campuran sayur atau kudapan rumahan. Fleksibilitas ini membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai menu tanpa mengubah rasa secara drastis.

Tips Konsumsi Tombong Kelapa yang Ama

Meski termasuk bahan alami, konsumsi tombong kelapa tetap perlu memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Bagi yang memiliki alergi terhadap kelapa, sebaiknya menghindari bagian ini karena tetap berasal dari buah yang sama.

Konsumsi juga sebaiknya dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang. Menggabungkannya dengan sumber protein, sayur, dan buah lain akan membantu menjaga asupan nutrisi tetap beragam. Dengan cara tersebut, tombong kelapa bisa menjadi tambahan menu yang menarik sekaligus tetap aman dikonsumsi.



(Steffy Gracia/dia)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement