Advertisement

7 Manfaat Keju Cottage untuk Diet dan Kesehatan Tubuh

Steffy Gracia | Insertlive
Keju Cottage
7 Manfaat Keju Cottage untuk Diet dan Kesehatan Tubuh (Foto: Freepik)
Jakarta -

Keju cottage adalah salah satu jenis keju yang padat nutrisi, rendah kalori, dan tinggi protein kasein. Keju ini semakin sering muncul dalam menu diet dan gaya hidup sehat. Teksturnya lembut, rasanya ringan, dan mudah dipadukan dengan berbagai makanan, mulai dari buah hingga roti gandum.

Di balik tampilannya yang sederhana, keju cottage menyimpan sejumlah manfaat untuk mendukung program diet sekaligus menjaga kesehatan tubuh. Berikut tujuh manfaat keju cottage yang dilansir oleh Insertlive dari berbagai sumber.

1. Kaya akan Nutrisi Penting

Keju cottage dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi. Dalam satu porsi kecil keju cottage rendah lemak, kandungan proteinnya bisa mencapai sekitar 20 hingga 25 gram, jumlah yang hampir setara dengan 100 gram dada ayam. Ini menjadikannya pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

Advertisement

Protein pada keju cottage sendiri didominasi oleh kasein, yakni jenis protein susu yang dicerna perlahan. Proses ini membuat tubuh mendapatkan suplai asam amino dalam waktu lebih lama, sehingga energi terasa lebih stabil.

Selain protein, keju cottage juga mengandung kalsium, fosfor, selenium, serta vitamin B kompleks, terutama vitamin B12. Nutrisi ini berperan dalam produksi energi, fungsi saraf, dan menjaga daya tahan tubuh.

2. Mendukung Diet atau Penurunan Berat Badan

Bagi yang sedang mengatur berat badan, keju cottage sering dipilih karena kalorinya relatif rendah, terutama pada varian rendah lemak. Kandungan kalori dari keju ini relatif rendah, terutama pada varian rendah lemak, sehingga membantu mengontrol keinginan untuk makan berlebihan.

Protein dalam keju ini juga memiliki efek termogenik yang sedikit lebih tinggi dibanding lemak dan karbohidrat. Artinya, tubuh memerlukan energi lebih untuk mencernanya. Hal ini turut membantu menjaga metabolisme tetap aktif selama menjalani pola makan sehat.

3. Meningkatkan Massa dan Pemulihan Otot

Dalam proses pembentukan otot, asupan nutrisi memiliki peran yang sama pentingnya dengan olahraga. Keju cottage menyediakan protein lengkap yang mengandung asam amino esensial untuk mendukung sintesis otot.

Kandungan kasein yang dicerna lambat membuat keju ini sering dikonsumsi sebelum waktu istirahat. Selama tidur, tubuh tetap mendapatkan pasokan protein untuk membantu pemulihan jaringan otot setelah aktivitas fisik.

Keju ini memiliki kandungan kasein yang dicerna perlahan, sehingga sangat baik untuk pemulihan otot apalagi jika dikonsumsi sebelum tidur. Selain itu, profil asam aminonya juga membantu mengurangi rasa nyeri setelah latihan intens. Untuk hasil yang lebih optimal, keju cottage dapat dipadukan dengan sumber karbohidrat kompleks seperti buah atau biji-bijian utuh agar kebutuhan energi dan protein terpenuhi bersamaan.

4. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Kalsium dan fosfor merupakan dua mineral penting dalam menjaga kepadatan tulang. Keju cottage mengandung keduanya dalam jumlah yang cukup baik untuk mendukung struktur tulang dan gigi.

Kandungan kalsium dalam keju cottage pun cukup berperan, karena membantu menurunkan risiko osteoporosis dan menjaga kekuatan tulang dalam jangka panjang. Fosfor yang terkandung di dalamnya juga berperan dalam pembentukan hidroksiapatit, yaitu komponen utama penyusun tulang dan gigi.

5. Baik untuk Kesehatan Usus

Beberapa produk keju cottage mengandung kultur bakteri hidup atau probiotik. Bakteri baik ini membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus dan mendukung proses pencernaan.

Mikrobiota usus yang sehat berperan dalam penyerapan nutrisi, menjaga daya tahan tubuh, hingga membantu mengatur metabolisme. Kehadiran bakteri baik dapat menekan pertumbuhan bakteri yang merugikan di saluran cerna.

Namun, tidak semua produk keju cottage mengandung probiotik aktif. Produk dengan label "kultur bakteri hidup" biasanya menunjukkan bahwa keju tersebut difermentasi dengan bakteri baik yang masih aktif.

6. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Selain probiotik, tekstur keju cottage yang lebih lembut dibanding keju keras membuatnya relatif lebih mudah dicerna. Protein dan nutrisi lain di dalamnya pun turut mendukung perbaikan jaringan tubuh, termasuk jaringan saluran cerna. Selain itu, proses fermentasi dalam pembuatan keju cottage juga dapat membantu menyeimbangkan mikrobioma usus.

Meski demikian, respons tubuh terhadap produk susu bisa berbeda pada setiap individu. Memilih varian rendah lemak atau memperhatikan kandungan laktosa tetap perlu dipertimbangkan.

7. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Keju cottage memiliki kandungan karbohidrat yang relatif rendah, terutama pada varian tawar tanpa tambahan gula. Kombinasi ini membuatnya cocok untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.

Protein kasein yang dicerna perlahan membantu memperlambat penyerapan glukosa setelah makan. Dengan demikian, lonjakan gula darah dapat ditekan dan respons insulin lebih terkontrol.

Agar manfaat ini tetap optimal, keju cottage sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula atau pemanis. Bisa juga dipadukan dengan buah segar atau kacang-kacangan, sebab menu ini dapat menjadi camilan sehat yang tetap mengenyangkan.

Itulah sejumlah manfaat keju cottage untuk diet dan kesehatan tubuh. Meski memiliki banyak keunggulan, konsumsinya tetap perlu Insertizen perhatikan, ya. Seperti produk olahan susu lainnya, keju cottage mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memengaruhi kadar kolesterol. Mengonsumsinya dalam porsi wajar dan memilih varian rendah lemak dapat membantu memperoleh manfaatnya tanpa mengganggu keseimbangan nutrisi harian.

(yoa/yoa)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement