Advertisement

Dewi Gita Pernah Ingin Gantung Mic, Armand Maulana Jadi Penguat di Titik Terendah

Insertlive | Insertlive
armand maulana dan dewi gita
Dewi Gita Pernah Ingin Gantung Mic, Armand Maulana Jadi Penguat di Titik Terendah / Foto: Instagram @armandmaulana04
Jakarta -

Nama Dewi Gita sudah puluhan tahun mewarnai industri hiburan Tanah Air. Namun, di balik perjalanan panjang kariernya sebagai penyanyi, ada fase berat yang nyaris membuatnya menyerah dan meninggalkan dunia tarik suara.

Pelantun lagu Penari itu mengungkapkan bahwa dirinya sempat berada di titik terendah pada 2009. Saat itu, Dewi Gita merasa karier musiknya tidak bergerak ke mana-mana, meski terus berkarya dan merilis album.

Ia mengaku mulai kehilangan rasa percaya diri dan identitas sebagai penyanyi. Kesuksesan besar lagu Penari pada 1994 justru menjadi bayang-bayang yang sulit dilepaskan.

"Persaingan kan berat ya di entertainment itu gitu kan. Dan saya merasa saya hanya punya satu hits lagu Penari aja gitu di tahun 90-an dulu yang meledak. Walaupun saya setiap tahun keluarin album, tapi kok kayaknya gak berhasil-berhasil," ujar Dewi Gita, Minggu (1/2).

Advertisement

Rasa tidak aman itu membuat Dewi Gita sempat berpikir untuk benar-benar berhenti bernyanyi. Ia bahkan mempertimbangkan kembali ke dunia tari, profesi yang lebih dulu ia geluti sebelum dikenal sebagai penyanyi.

"Sempat di tahun 2009, saya mau gantung mic. Ya udah deh gitu kan, kayaknya dunia aku gak di situ," tuturnya.

Keputusan tersebut nyaris bulat. Namun, di saat itulah Armand Maulana, sang suami, hadir sebagai sosok yang memberi penguatan.

Armand Maulana menentang keras niat istrinya untuk berhenti menyanyi. Bagi vokalis GIGI tersebut, suara Dewi Gita bukan sekadar alat untuk mengejar popularitas, melainkan sebuah amanah yang harus dijaga dan disyukuri.

Nasihat itu menjadi titik balik. Tak lama setelah percakapan tersebut, jalan Dewi Gita kembali terbuka lewat kesempatan yang sama sekali tak terduga.

Kesempatan itu datang dari program Opera Van Java (OVJ). Dewi Gita diminta untuk mengisi posisi sinden, menggantikan Rina Nose yang saat itu harus fokus menyelesaikan skripsi.

"Tiap hari syuting, akhirnya tiap hari nyanyi, malah dapat predikat Sinden," jelas Dewi Gita.

Peran tersebut justru membuka babak baru dalam kariernya. Dari niat gantung mic, Dewi Gita kembali menemukan ruang untuk bernyanyi, berkarya, dan membangun identitas baru di industri hiburan.

Kisah Dewi Gita menjadi pengingat bahwa di balik karier panjang dan sorotan publik, ada perjuangan batin yang tak selalu terlihat. Terkadang, satu kalimat penguatan dari orang terdekat bisa mengubah arah hidup sepenuhnya.

(ikh/ikh)

Komentar

!nsertlive