Ramai Flying Choco, Cokelat Murah yang Diduga Beri Efek Mirip Narkoba
Tak selesai sampai Whip Pink yang ramai dibicarakan setelah Nitrous Oxide itu disebut dijual bebas meski berbahaya, kini muncul cokelat dengan harga murah yang diduga memiliki efek berbahaya bila dikonsumsi.
Coklat yang dijual seharga Rp20 ribuan bernama Flying Choco dicurigai memberikan efek mirip narkoba setelah warganet dengan nama @rifkarahmadita membagikan ceritanya di utas Thread.
"Selain yang lagi rame sekarang Whip Pink, tadi lihat salah satu utas orang lain, ini juga agak sus gak sih? Dia jualan coklat, tapi pas lihat testinya," tulis warganet tersebut.
"Btw ini jual harganya mana gak sampai 20 ribu dan bsia dibeli semua umur. Hati-hati guys takutnya diorder sama yang masih dibawah umur, btw tadi di utas orang lain dia juga nerima paket ini-an adiknya," tandas warganet tersebut.
Flying Choco sendiri merupakan brand cokelat yang memiliki akun Instagram @flying.choco420 untuk mempromosikan.
Cokelat dikemas dengan alumunium foil warna emas yang mengklaim bahwa buatannya merupakan rempah asli Indonesia.
Logo cokelat tampak disorot dengan emoji mata sayu namun bahagia yang membuat warganet curiga bahwa itu coklat diduga mirip narkoba.
"Aku ini orangnya pendiem, kalau gak percaya kasih aja nahab sugab, ntar juga diem sendiri," tulis dalam salah satu video promosi produk tersebut.
Dalam highlight, brand cokelat tersebut mengklaim produknya bisa mengganti barang ilegal untuk dikonsumsi.
"Coklat yoman, terbuat dari rempah pengganti barang illegalmu," kata promosi di akun tersebut.
Masih dalam akun Instagram tersebut, dijelaskan cara pembuatan cokelat dengan menghancurkan kue mirip cokelat buatan rumah.
Tampak sejumlah review pembeli yang mengatakan bahwa efek dari cokelat tersebut sangat terasa enak.
"Barang bagus ini gua kelesok terus, koyok koplo, tapi enak, bahagia perasaanku. Jos," jelas seorang pembeli.
"Asli jedud der udah 2 hari ini masih moker mata. Polosan der kaya makan coklat biasa, baru setengah coo udah kayak rakab setengah gar," tandas akun salah satu pembeli lainnya.
Saat ini, akun Flying Choco sendiri sudah tak bisa ditemukan diduga dihapus.
(dis/and)