Cara Praktis Membuat Kue Kukus di Magic Com Supaya Lembut & Rapi
Cara Praktis Membuat Kue Kukus di Magic Com Supaya Lembut & Rapi
Selain berfungsi sebagai penanak nasi, magic com juga bisa digunakan untuk membuat aneka camilan rumahan, salah satunya kue kukus. Membuat kue kukus dengan magic com dinilai lebih praktis karena tidak memerlukan banyak alat.
Meski tampak mudah, metode ini sering menimbulkan berbagai masalah. Misalnya, kue jadi lengket atau berair karena uap yang dihasilkan selama proses pengukusan di dalam magic com.
Nah, supaya tetap lembut dan rapi, simak caranya berikut ini.
1. Lapisi dengan Kain
Penyebab utama kue kukus menjadi benyek adalah kumpulan uap air yang mengendap di bagian dalam tutup magic com. Uap air tersebut biasanya menetes ke atas permukaan kue hingga membuat teksturnya berair dan basah.
Untuk mencegahnya, lapisi tutup magic com dengan kain serbet. Kain ini berfungsi untuk menyerap uap air berlebih agar tidak menetes ke kue.
Sebaiknya, gunakan kain berbahan katun. Kain katun dikenal memiliki daya serap yang baik dan aman digunakan pada suhu panas.
2. Oleskan Margarin
Agar mendapat hasil yang sempurna, loyang kue harus dipersiapkan dengan baik. Oleskan margarin pada permukaan loyang secara merata. Margarin dapat membuat permukaan loyang menjadi licin sehingga adonan lebih mudah dilepas dan tidak lengket saat matang.
Selain menjaga tekstur adonan, margarin juga dapat menambah aroma lezat pada kue. Kue jadi lebih harum dan menggugah selera ketika disajikan.
3. Lapisi dengan Baking Paper
Baking paper juga dapat menjadi pelapis tambahan untuk menghasilkan tekstur kue yang lembut. Kertas ini berfungsi sebagai lapisan antilengket agar adonan tidak menempel pada permukaan loyang yang digunakan. Hasilnya, kue tetap rapi dan tidak rusak saat diangkat.
Potong kertas baking paper sesuai dengan ukuran wadah alat pengukus. Pastikan seluruh permukaan terlapis dengan sempurna.
4. Tunggu Air hingga Mendidih
Pastikan air kukusan sudah mendidih sebelum adonan dimasukkan ke dalam alat pengukus. Tujuannya, agar kue dapat mengembang dengan sempurna dengan uap panas yang stabil.
Perubahan suhu drastis dapat memengaruhi tekstur kue. Memasukkan adonan sebelum air mendidih dapat membuat hasil akhirnya menjadi bantet.
5. Kukus Adonan dalam Waktu yang Tepat
Jangan mengukus adonan kue terlalu lama atau terlalu cepat. Waktu pengukusan yang tidak sesuai dapat merusak tekstur kue. Sebaiknya, ikuti waktu pengukusan sesuai resep. Untuk bolu kukus biasanya hanya memerlukan waktu sekitar 8 hingga 15 menit.
6. Dinginkan Kue Setelah Dikukus
Saat masih dalam keadaan panas, kue kukus biasanya sangat rapuh dan rentan rusak. Teksturnya pun lebih mudah hancur. Maka dari itu, kue kukus yang baru matang harus didiamkan dulu selama beberapa menit.
Proses pendinginan ini membantu tekstur kue menyatu dengan baik. Uap panas juga akan berkurang sehingga bagian bawah kue tidak lembek. Kue kukus jadi lebih aman dan nikmat saat disantap.
(arm)