Konsistensi Dubai di 2026, Bakal Banyak Destinasi Baru untuk Dikunjungi
Konsistensi Dubai di 2026, Bakal Banyak Destinasi Baru untuk Dikunjungi/Foto: InsertLive/Dias
Tahun 2026, Dubai melalui Dubai Department of Economy and Tourism (DET) akan kembali berkomitmen untuk jangka panjang pada pasar Indonesia agar wisatawan berkunjung ke negara yang penuh kemewahan tersebut.
Dubai menawarkan konektivitas global yang kuat terutama untuk strategi wisata. Sebagai kota yang menjadi pelopor dalam aksebilitas tak heran bahwa Dubai selalu dinobatkan sebagai destinasi wisata unggulan pertama karena keamanan yang tinggi.
Tak heran bila Dubai menjadi negara paling aman untuk didatangi para solo traveller terutama wanita. Dubai juga menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang datang bersama keluarga maupun pasangan. Hal ini diperkuat dengan banyaknya wisata-wisata baru yang menunjang.
Memasuki tahun 2026, sebagai bentuk konsistensi, Dubai kembali membangun sejumlah destinasi wisata yang bisa dikunjungi untuk wisatawan tanpa lupa untuk tetap mengedepankan konsistensi akan keramahan dan pelayanan publik untuk kenyamanan.
"Ada sebuah anggapan bahwa bila orang sudah ke Dubai maka akan kembali lagi ke Dubai. Dan jujur itu benar-benar hal yang dirasakan setiap orang yang datang ke Dubai," kata Shahab Shayan, Regional Director Asia Pacific Region, International Operations di Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing, Visit Dubai pada media di Jakarta, Rabu (07/01).
Hal ini sejalan dengan visi Dubai Economic agenda yang bertujuan memperkuat posisi Dubai sebagai salah satu kota terbaik untuk bekerja, dikunjungi, serta dihuni.
InsertLive berkesempatan melakukan wawancara ekslusif dengan Shahab Shayan sebagai Regional Director Asia Pacific Region, International Operations di Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing, Visit Dubai.
Shahab Shayan, Regional Director Asia Pacific Region International Operations DET/ Foto: Dias Samsoerizal |
Dari perspektifmu sebagai Regional Director untuk DET, apa yang menjadi tantangan dari budaya bagi wisatawan maupun ekspatriat ketika mereka pertama kali mengunjungi Dubai?
Kita melihat orang yang datang pertama kali akan selalu membayangkan Dubai sebagai kota yang mewah. Ini menjadi dua sisi ada sisi ekspektasi pendatang dan dari sisi buruknya. Misalnya, ekspektasi datang ke Dubai adalah kemewahan dan sisi buruk yang mereka pikirkan adalah Dubai tidak ada alam atau budaya. Tapi ketika mereka datang pertama kali ke sini mereka akan terpukau banyak hal dari skyscrapers, lalu berkeliling ke pasar atau souk, lalu kamu bisa menemukan banyak sekali restoran dari yang resto bergelar Michelin sampai yang lokal di kaki lima. Food is heaven in Dubai. Itu menjadi satu kesatuan elemen ketika kamu merasakan bagaimana Dubai 'memeluk' wisatawan.
Shahab Shayan/ Foto: Dias Samsoerizal |
Compared dengan kota global lainnya, apa yang menjadi keunggulan tentang budaya di Dubai dan apa yang membuatnya menjadi sesuatu yang unik bagi wisatawan?
Bila dibandingkan dengan kota global lainnya, kami sebagai Dubai sangat bangga bisa memiliki lebih dari two thousand nationalities yang membuat keragaman di Dubai akan terasa erat. Jadi, hal tersebut yang bisa membuat orang yang datang akan terpesona dengan Dubai. Lalu, untuk keunikan, aku pikir kita semua sepakat bahwa keramahan Dubai mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Misalnya, ketika kamu datang ke hotel kamu akan disambut dengan senyuman dan kamu akan terasa dimudahkan, akan terasa sangat gampang untuk menemukan hal-hal yang mungkin terasa sulit tapi Dubai akan membuatnya terasa mudah dengan keramahan yang kami miliki itu.
Tahun 2026 ini,aspek apa yang menurutmu menjadi poin utama bagi Dubai untuk menarik wisatawan internasional untuk berkunjung?
Konsistensi dari pelayanan dan keramahan itu hal pertama sehingga Dubai akan tetap menjadi hal pertama yang terpikirkan untuk menjadi negara tujuan seperti misalnya event-event, konser, hingga beragam kegiatan lainnya. Kalau misalnya kamu mencoba pergi lagi ke Dubai dan berpikir 'oh kayaknya akan sama' tidak. Karena Dubai tiap minggu hingga tiap bulannya akan memberikan hal baru atau gebrakan baru yang akan memberikan sensasi berbeda setiap berkunjung. Jadi julukan 'Kota Tak Pernah Tidur' adalah komponen besar bagi Dubai.
(dis/dis)
TERKAIT
Shahab Shayan, Regional Director Asia Pacific Region International Operations DET/ Foto: Dias Samsoerizal
Shahab Shayan/ Foto: Dias Samsoerizal