Ternyata Menurut Mikha Tambayong Arti Cantik Itu Bukan Hanya Wajah Menawan
Selama bertahun-tahun, dunia hiburan kerap identik dengan tuntutan penampilan yang sempurna.
Para selebritas dituntut selalu tampil menarik di depan kamera, mulai dari cara berpakaian hingga kondisi fisik yang dianggap ideal.
Namun bagi Mikha Tambayong, definisi cantik kini tidak lagi sesederhana penampilan luar.
Perempuan yang telah berkarier di industri hiburan sejak usia 13 tahun itu mengaku pandangannya tentang kecantikan berubah seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup.
Berkecimpung di dunia fesyen, perfilman, dan hiburan sejak remaja membuat Mikha tumbuh bersama berbagai standar kecantikan yang sering menjadi tolok ukur di industri.
Namun, istri Deva Mahenra tersebut kini melihat kecantikan dari sudut pandang yang lebih luas.
Menurut Mikha, kecantikan berawal dari rasa percaya diri dan kemampuan seseorang menerima dirinya sendiri apa adanya.
"Ya, sekarang untuk aku, jadi beauty itu adalah confidence begitu, having the confident in your own body. Kita bangga dengan diri kita sendiri dan badan kita sendiri," ujar Mikha Tambayong di Detik, Jumat (12/6).
Pandangan tersebut lahir dari pemahaman bahwa setiap orang memiliki keunikan masing-masing.
Karena itu, kecantikan tidak semata-mata ditentukan oleh bentuk wajah, warna kulit, atau standar fisik tertentu yang sering muncul di media sosial maupun industri hiburan.
Meski demikian, Mikha menegaskan bahwa menerima diri bukan berarti mengabaikan perawatan.
Baginya, rasa percaya diri juga tumbuh dari upaya menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Perempuan berusia 31 tahun itu mengaku kini lebih memperhatikan pola hidup secara menyeluruh, mulai dari asupan makanan, gaya hidup, hingga pengetahuan yang terus dipelajari untuk mengembangkan diri.
"Bagaimana caranya biar kita bisa bangga, ya kita harus urus juga diri kita. Kita harus mengurus diri kita dari dalam, kita feeding ourselves with a lot of knowledge, kita makan yang baik, lifestyle yang oke, tetapi kulitnya juga harus diurus begitu," ungkapnya.
Pernyataan Mikha menunjukkan bahwa kecantikan bukan hanya perkara tampilan fisik, tetapi juga kondisi mental, kesehatan, dan kualitas diri yang dibangun dari waktu ke waktu.
Ia juga menyadari bahwa proses penuaan merupakan bagian alami dari kehidupan yang tidak bisa dihindari.
Karena itu, fokusnya kini bukan lagi mengejar kesempurnaan, melainkan menjaga tubuh dan diri sebaik mungkin agar tetap sehat, nyaman, dan percaya diri di setiap fase kehidupan.
Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa standar cantik tidak harus selalu mengikuti ekspektasi orang lain.
Bagi Mikha Tambayong, kecantikan sejati justru muncul ketika seseorang mampu menghargai dirinya sendiri, merawat kesehatan dari dalam, dan menjalani hidup dengan penuh rasa percaya diri.
(ikh/ikh)