Advertisement

Dilihat dari Cara Menghadapi Stres, Ini 3 Ciri Orang Bermental Baja Menurut Psikologi

asw | Insertlive
Ilustrasi
Dilihat dari Cara Menghadapi Stres, Ini 3 Ciri Orang Bermental Baja Menurut Psikologi/Foto: Dok. Freepik
Jakarta -

Dilihat dari Cara Menghadapi Stres, Ini 3 Ciri Orang Bermental Baja Menurut Psikologi

Stres merupakan respons yang muncul saat seseorang menghadapi berbagai masalah dalam kondisi tertekan. Oleh karena itu, semua orang tentunya pernah mengalami stres, baik ringan maupun berat.

Namun, ternyata cara individu menghadapi stres bisa menunjukkan ciri-ciri jika seseorang punya mental baja atau kuat. Meski stres bisa menyebabkan seseorang terpuruk, orang yang punya mental kuat kemudian bisa bertahan.

Mereka disebut memiliki strategi khusus untuk menghadapi stres, membuat mereka mampu tumbuh menjadi sosok yang lebih tangguh dari sebelumnya. Kesulitan pun dipandang mereka sebagai peluang untuk bisa berkembang.

Merangkum dari YourTango, berikut merupakan ciri-ciri orang dengan mental baja menurut psikologi dan dilihat dari cara mereka merespons stres.

Advertisement


1. Stres Merupakan Bagian dari Kehidupan

Ketika orang dengan mental kuat dilanda stres, hal pertama yang mereka lakukan adalah menerima hal tersebut. Tidak menghindar atau kabur, mereka menganggap stres sebagai bagian dari kehidupan yang perlu dihadapi.

Saat mereka bertemu dengan situasi penuh tekanan, mereka yang punya mental baja akan mencurahkan berbagai upaya untuk bisa tetap bergerak maju, bahkan ketika keadaan tak bisa diubah.

Orang yang memiliki mental baja sudah mengetahui bahwa mereka selalu punya banyak langkah untuk bisa meningkatkan diri hingga mengelola stres dengan baik.


2. Stres sebagai Tantangan, Bukan Ancaman

Orang yang memiliki mental baja juga menganggap stres sebagai tantangan yang harus dilalui dan bukan ancaman yang bisa mengganggu diri. Ketika merasa tertekan oleh masalah, mereka akan menenangkan diri dan tidak langsung berpikir bahwa segalanya sudah berakhir.

Selain itu, orang dengan mental baja juga tidak akan membiarkan pikiran buruk menguasai diri hingga memperburuk keadaan. Sebuah studi di PubMed Central pun mengungkapkan bahwa memandang stres sebagai tantangan dan bukan ancaman bisa membawa banyak manfaat.

Mendorong rasa kendali, mendapatkan dukungan dari orang terdekat, hingga melakukan teknik relaksasi secara berkala juga secara signifikan bisa mengurangi dampak stres terhadap kesehatan mental individu.


3. Memilih Strategi yang Tepat dan Sehat untuk Mengatasi Stres

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi stres, mulai dari tidur, jalan-jalan, makan makanan enak, hingga bertemu teman dan berbelanja. Tentunya, setiap individu punya strategi sendiri yang ampuh untuk menghadapi stres.

Orang yang memiliki mental kuat akan memiliki strategi menghadapi stres yang sehat. Mereka umumnya akan membiarkan diri merasakan emosi yang dirasakan dari stres, seperti ketakutan, kecemasan, dan kesedihan.

Setelah memproses perasaan itu, mereka akan membuat strategi untuk menghadapi stres dengan aktivitas positif, misalnya berolahraga atau menggeluti hobi. Keterampilan untuk menghadapi masalah secara sehat kemudian bisa meningkatkan regulasi emosi hingga ketahanan mental.



(asw/and)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement