Advertisement

Waspada! Ini 10 Tanda Ginjal Rusak yang Sering Diabaikan

asw | Insertlive
Ginjal
Waspada! Ini 10 Tanda Ginjal Rusak yang Sering Diabaikan/Foto: Magnific
Jakarta -

Waspada! Ini 10 Tanda Ginjal Rusak yang Sering Diabaikan

Kerusakan ginjal sering kali terjadi secara perlahan tanpa adanya gejala yang jelas di tahap awal. Tak sedikit orang yang baru menyadari bahwa mereka mengalami gangguan ginjal setelah muncul gejala cukup parah dan fungsi organ yang mulai menurun drastis.

Ginjal menjadi organ yang punya fungsi penting terhadap tubuh, mulai dari menyaring limbah dan cairan berlebih, menjaga keseimbangan mineral, hingga membantu produksi sel darah merah. Kerusakan pada organ ini bisa berakibat fatal terhadap fungsi tubuh.

National Kidney Foundation mengungkapkan bahwa ada banyak jutaan penderita penyakit ginjal kronis yang tidal menyadari kondisi mereka karena gejala yang dirasakan sering dianggap sebagai keluhan kesehatan biasa.

Beberapa kelompok kemudian punya risiko lebih tinggi untuk menderita penyakit ginjal, seperti penderita hipertensi, diabetes, hingga mereka yang memiliki keluarga dengan riwayat gagal ginjal. Berikut merupakan 10 tanda ginjal rusak yang sering diabaikan.

Advertisement

1. Mudah Lelah dan Sulit Fokus

Penurunan fungsi ginjal bisa menyebabkan penumpukan racun dalam darah. Kondisi ini kemudian membuat tubuh terasa lemas, cepat lelah, dan sulit berkonsentrasi.

Gangguan pada ginjal juga dapat memicu anemia atau kekurangan sel darah merah yang membuat tubuh terasa lemas.

2. Susah Tidur

Racun menumpuk di darah akibat fungsi ginjal yang menurun juga menjadi penyebab seseorang sulit mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Gangguan tidur seperti apnea tidur lebih sering ditemukan pada penderita penyakit ginjal kronis yang tak bisa membuang racun melalui urine dengan baik.


3. Kulit Kering dan Gatal

Kulit yang terasa sangat kering dan gatal juga bisa menjadi tanda adanya gangguan keseimbangan mineral dalam tubuh karena fungsi ginjal yang menurun.

Pasalnya, ginjal yang sehat dapat membantu menjaga kadar mineral dan nutrisi dalam darah agar tetap seimbang. Jika fungsi ini terganggu, kulit bisa mendapatkan masalah seperti kering dan gatal.

4. Lebih Sering Buang Air Kecil

Keinginan untuk buang air kecil yang meningkat, terutama saat malam hari juga menjadi salah satu tanda bahwa fungsi mengalami gangguan.

Kondisi ini bisa terjadi karena filter ginjal yang terganggu sehingga memicu peningkatan produksi urin di atas normal.


5. Ada Darah dalam Urine

Ginjal yang punya fungsi normal dapat menyaring limbah dalam tubuh tanpa membiarkan sel darah ikut keluar bersama urine. Ketika fungsi penyaringan ini terganggu, urine yang dibuang bisa memiliki darah.

Gejala ini juga berkaitan erat dengan infeksi, batu ginjal,  hingga tumor dan kanker yang mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan.

6. Urine Berbusa

Selain darah, urine yang terlihat memiliki busa berlebih juga menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal. Kemunculan busa berlebihan pada urine disebabkan oleh protein yang terbuang dari tubuh.

Ginjal tidak mampu menahan protein yang seharusnya disimpan untuk fungsi tubuh dan justru membuangnya lewat urine. Hal bisa mengakibatkan tubuh kekurangan protein.


7. Mata Bengkak

Meski sering dianggap sepele karena disebut hasil kualitas tidur yang buruk, mata bengkak juga bisa menjadi tanda fungsi ginjal terganggu. Pembengkakan di area mata menjadi tanda awal adanya kebocoran protein.

8. Kaki dan Pergelangan Membengkak

Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan sodium atau garam dalam tubhh. Hal ini kemudian memicu pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki.

Pembengkakan ini bisa membuat kaki terasa tidak nyaman dan bahkan mengganggu mobilitas sehari-hari.


9. Nafsu Makan Menurun

Penumpukan racun akibat ginjal yang tidak berfungsi dengan baik juga bisa membuat seseorang kehilangan nafsu makan. Meski hal ini terlihat umum terjadi, kondisi ini perlu jadi perhatian jika disertai gejala lain yang mengarah pada gangguan ginjal.

10. Kram Otot

Fungsi ginjal yang menurun juga bisa menyebabkan kandungan elektrolit dalam tubuh menjadi tidak seimbang, seperti kadar kalsium yang rendah. Kondisi ini kemudian bisa memicu kram otot, terutama pada bagian kaki.

Deteksi dini terhadap penyakit ginjal kemudian perlu dilakukan untuk mencegah gejala yang muncul semakin parah.



(asw)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement