Advertisement

Gigi Terasa Gatal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Steffy Gracia | Insertlive
ilustrasi gigi tidak nyaman
Gigi Terasa Gatal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya yang Jarang Disadari (Foto: Freepik)
Jakarta -

Gigi Terasa Gatal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sensasi gigi terasa gatal mungkin terdengar sepele, tapi kondisi ini cukup sering muncul tanpa disadari. Rasa tidak nyaman di area gigi atau gusi ini bisa datang tiba-tiba, baik saat makan, minum, atau bahkan ketika sedang tidak melakukan apa pun.

Meski sering diabaikan, gigi yang terasa gatal bisa jadi tanda adanya beberapa kondisi di dalam mulut yang perlu diperhatikan. Mulai dari masalah ringan hingga kebiasaan sehari-hari yang tanpa sadar memicunya. Berikut penyebab gigi terasa gatal dan cara mengatasinya yang perlu diketahui.



Advertisement


Penyebab Gigi Terasa Gagal

1. Penumpukan plak dan karang gigi

Plak merupakan lapisan lengket berisi bakteri yang menempel di permukaan gigi. Jika tidak dibersihkan dengan baik, plak bisa mengeras menjadi karang gigi. Kondisi ini dapat mengiritasi gusi dan memunculkan rasa gatal atau tidak nyaman di area mulut.

2. Radang gusi (gingivitis) dan infeksi gusi

Peradangan pada gusi terjadi ketika bakteri menumpuk di sekitar garis gusi. Gusi bisa menjadi lebih sensitif, mudah bengkak, dan menimbulkan sensasi gatal. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi infeksi yang lebih serius.

3. Reaksi alergi

Beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi terhadap makanan tertentu seperti seafood, telur, atau bahan dalam produk perawatan mulut seperti pasta gigi dan obat kumur. Reaksi ini bisa memicu iritasi ringan di area gigi dan gusi.

4. Kerusakan atau masalah pada gigi

Gigi berlubang, tambalan yang tidak pas, atau retakan kecil pada gigi bisa membuat bagian sensitif gigi terpapar. Kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman seperti gatal atau ngilu yang datang dan pergi.

5. Kebiasaan menggertakkan gigi (bruxism)

Bruxism biasanya terjadi tanpa disadari, terutama saat tidur. Tekanan berulang pada gigi dan rahang bisa menyebabkan iritasi pada jaringan sekitar gigi, yang kemudian terasa seperti gatal atau nyeri ringan.

6. Faktor lain seperti hormon dan GERD

Perubahan hormon, misalnya saat menstruasi atau kehamilan, bisa membuat gusi lebih sensitif. Selain itu, asam lambung yang naik pada penderita GERD juga dapat mengiritasi area mulut dan memicu rasa tidak nyaman pada gigi.


Cara Mengatasi dan Meredakan Gigi Terasa Gatal

1. Menjaga kebersihan mulut secara rutin

Kebersihan mulut jadi langkah paling dasar yang tidak boleh dilewatkan. Menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride bisa membantu mengurangi penumpukan bakteri. Selain itu, penggunaan benang gigi penting untuk membersihkan sela-sela gigi dan area di bawah garis gusi yang sulit dijangkau. Membersihkan lidah juga membantu mengurangi bakteri penyebab iritasi di dalam mulut.

2. Berkumur dengan air garam atau obat kumur antiseptik

Berkumur menggunakan air garam hangat sering dipakai untuk membantu meredakan peradangan ringan sekaligus menekan pertumbuhan bakteri di area mulut. Alternatif lainnya, obat kumur antiseptik bisa digunakan untuk membantu menjaga kebersihan mulut dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat iritasi.

3. Menghindari pemicu iritasi

Beberapa jenis makanan dan minuman seperti yang terlalu panas, dingin, asam, manis, atau bersoda bisa memperparah sensitivitas gigi. Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat memperburuk kondisi gusi. Jika memiliki riwayat alergi, penting untuk mengenali dan menghindari makanan atau produk yang bisa memicu reaksi.

4. Kompres dingin pada area luar pipi

Jika gigi terasa gatal disertai sedikit pembengkakan atau rasa tidak nyaman, kompres dingin dari luar pipi bisa membantu menenangkan area tersebut. Cara ini dapat memberikan efek sementara untuk mengurangi sensasi gatal dan menurunkan peradangan ringan.

5. Mengatasi bruxism dengan pelindung gigi

Untuk yang memiliki kebiasaan menggertakkan gigi, terutama saat tidur, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi. Biasanya dokter akan menyarankan penggunaan pelindung gigi atau mouthguard khusus agar tekanan pada gigi dan rahang bisa berkurang, sehingga risiko iritasi dan kerusakan juga ikut menurun.



(KHS/KHS)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement