Advertisement

Jalani Hidup Sehat tapi Tetap Kena Kanker? Begini Kata Dokter

agn | Insertlive
Ilustrasi kanker
Jalani Hidup Sehat tapi Tetap Kena Kanker? Begini Kata Dokter/Foto: Freepik
Jakarta -

Menjalani pola hidup sehat menjadi salah satu cara masyarakat untuk menghindari berbagai penyakit.

Mereka rutin melakukan olahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat. Banyak orang juga menghindari merokok, meminum alkohol, hingga menjaga berat badan ideal. Meski sudah menjalani pola hidup sehat, seseorang ternyata tetap memiliki risiko terkena kanker.

Dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi dr Nur Melani Sari, SpA-Subsp HO(K) mengungkapkan kanker timbul dengan proses yang sangat kompleks. Pada dasarnya tubuh manusia terus mengalami pertumbuhan dan pembelahan sel.

Sel seharusnya tumbuh berkembang secara normal dan terkontrol. Namun, pada kondisi tertentu ada sel yang berkembang secara tidak normal hingga membentuk sel kanker.

Advertisement

"Jadi dari suatu sel menjadi sel yang normal, jadi sel yang nggak normal itu tuh algoritminya tuh banyak banget," jelasnya dalam laporan detikcom.

Potensi terkena kanker pun bisa terjadi kepada siapa saja. Hal itu karena proses pembelahan sel terjadi secara terus menerus sepanjang hidup manusia. Saat sel membelah proses itu bisa berjalan dengan baik namun juga berpotensi terjadi gangguan hingga menyebabkan perubahan pada sel.

"Jadi gaya hidup is one of the reason atau hanya salah satu faktor yang internally memang banyak banget ditemukan secara genetik juga," lanjutnya.

Faktor genetik berkaitan dengan materi genetik di dalam sel yaitu DNA yang berfungsi sebagai cetakan atau instruksi bagi sel untuk berkembang. Ada juga faktor lain yang mempengaruhi kerja DNA yang dikenal sebagai epigenetik atau faktor lingkungan yang mempengaruhi ekspresi gen.

Banyaknya faktor yang terlibat, penyebab kanker pun tidak bisa dijelaskan secara sederhana. Meski begitu para ilmuwan terus melakukan penelitian tentang berbagai kemungkinan penyebab kanker. Hingga kini masih ada faktor tertentu yang belum sepenuhnya dipahami.

"Jadi kalau ditanya kenapa masih ada orang yang mengalami kanker, yes of course gitu, karena kita cuma manusia sebenarnya algoritmanya atau kumpulan-kumpulan faktornya itu tuh sangat kompleks banget," tuturnya.

"Dan walaupun sekarang semua ilmuwan udah mencari dari berbagai jurus gitu ya, tetep aja sih there's somehow X factors yang berkaitan, dan mostly itu genetik gitu. Nah genetiknya bisa berkaitan dengan tadi ya, si DNA atau cetakan selnya, atau juga lingkungan yang hidup di DNA atau kita bilang epigenetiknya," tambahnya.

(agn/agn)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement