Advertisement

Mengenal Rudal Balistik, Senjata Mematikan Iran Dalam Melawan AS-Israel

kpr | Insertlive
Rudal Balistik
Mengenal Rudal Balistik, Senjata Mematikan Iran Dalam Melawan AS-Israel / Foto: Instagram / @iran_military_offclicial
Jakarta -

Belakangan media sosial diramaikan dengan cuplikan-cuplikan video yang memperlihatkan peluncuran rudal, di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Konflik ini bermula dari Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan ke Taheran dan kota-kota lainnya di Iran. Akibat serangan AS-Israel itu, suasana pun memanas, terlebih pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei gugur.

Tak tinggal diam, Iran pun meluncurkan serangan balasan ke pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah. Dalam serangan balik itu, Iran disebut menggunakan rudal balistik, hingga membuat gentar AS dan Israel.

Rudal balistik merupakan sistem senjata strategis otomatis yang digerakkan roket, yang mengikuti lintasan balistik dan meluncur ke target yang ditargetkan. Rudal balistik ini dapat membawa bahan peledak konvensional serta amunisi kimia, biologi, atau nuklir.

Advertisement

Selain dari silo berbasis darat dan platform bergerak, rudal balistik juga dapat diluncurkan dari pesawat terbang, kapal, kapal selam. Diketahui, Iran memiliki cadangan rudal balistik terbesar di Timur Tengah.

Iran memiliki rudal balistik dengan jangkauan terjauh, menempuh jarak antara 2.000 km dan 2.500 km. Tentu saja, dengan kemampuan ini, rudal balistik Iran dapat mencapai Israel, pangkalan militer AS di seluruh Teluk dan sebagian besar wilayah yang lebih luas lagi.

Rudal balistik dapat menempuh ribuan kilometer hanya dalam beberapa menit. Kecepatan rudal biasanya diukur dalam March, setara dengan kecepatan suara. Contohnya, Mach 5 berarti lima kali kecepatan suara.

Rudal Balistik berjarak lebih pendek bisa mencapai kecepatan supersonik, lebih cepat dari Mach 1, atau sekitar 1.225 km/jam. Sementara rudal yang berjarak lebih jauh dapat mencapai kecepatan hipersonik, lebih besar dari Mach 5, sekitar 6.125 km/jam.

Rudal balistik sangat berbahaya karena kombinasi jangkauannya yang jauh, kecepatan tinggi, hingga membuat sistem pertahanan tidak memiliki waktu yang cukup untuk bisa mengantisipasi. Selain itu, beberapa rudal juga menggunakan umpan untuk mengelabui radar dan sistem pertahanan musuh.

Berikut beberapa rudal yang dimiliki oleh Iran:

1. Rudal balistik jarak pendek (sekitar 150-800 km)

Rudal ini dirancang untuk target musuh terdekat dan serangan regional yang cepat. Jangkauan yang lebih pendek tentunya dapat menjadi keuntungan dalam situasi krisis.

Rudal-rudal ini biasanya diluncurkan secara beruntun, memperpendek waktu peringatan dan mempersulit serangan pendahuluan.

2. Rudal balistik jarak menengah (sekitar 1.500-2.000 km)

Rudal jarak menengah ini bisa mencapai Israel dan sejumlah besar pangkalan militer AS di Qatar, Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

3. Rudal jelajah terbang rendah

Rudal ini dapat mengikuti kontur medan dan lebih sulit dideteksi dan dilacak, terutama ketika diluncurkan bersamaan dengan drone atau salvo balistik yang dirancang untuk membebani pertahanan udara.

(kpr/fik)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement