Galentine's Day Makin Populer, dari Serial TV ke Seleb Dunia Nicole Kidman
Jika Valentine identik dengan pasangan dan makan malam romantis, Galentine's Day justru hadir sebagai perayaan cinta dalam versi berbeda.
Bukan soal hubungan asmara, tetapi tentang persahabatan dan solidaritas perempuan.
Istilah Galentine's Day pertama kali populer lewat serial komedi Amerika Parks and Recreation.
Dalam salah satu episodenya yang tayang pada 2010, karakter Leslie Knope memperkenalkan tradisi berkumpul bersama sahabat perempuan setiap 13 Februari, sehari sebelum Valentine.
Sejak saat itu, istilah Galentine menyebar luas dan menjadi fenomena budaya pop.
Secara sederhana, Galentine berasal dari kata "gal" yang berarti perempuan.
Perayaan ini didedikasikan untuk merayakan cinta terhadap diri sendiri dan sahabat terdekat, tanpa embel-embel romantis.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren ini semakin populer secara global.
Media sosial turut berperan besar dalam menyebarkan budaya tersebut.
Banyak perempuan membagikan momen makan malam bersama sahabat, staycation, hingga sekadar quality time sederhana sebagai bentuk perayaan.
Sejumlah figur publik pun ikut meramaikan Galentine's Day. Salah satunya adalah Nicole Kidman yang membagikan unggahan bertuliskan "Happy Galentines" di Instagram.
Langkah ini memperlihatkan bahwa perayaan tersebut bukan lagi sekadar tren kecil, melainkan bagian dari gaya hidup modern.
Galentine's Day kini dipandang sebagai simbol kebersamaan dan empowerment. Di tengah budaya yang sering menempatkan Valentine sebagai momen wajib berpasangan, Galentine menawarkan ruang alternatif yang lebih inklusif.
Fenomena ini menunjukkan pergeseran cara pandang generasi masa kini terhadap cinta. Bukan hanya romantis, tetapi juga tentang menghargai diri sendiri dan merayakan orang-orang yang selalu hadir dalam hidup.
|
Baca Juga : Sejarah Coklat Sebagai Hadiah di Hari Valentine
|