Advertisement

Diabetes Menghantui Anak Muda, Kenali Cara Pencegahannya

Astrid Riyani Atmaja | Insertlive
Hari Diabetes Sedunia
Diabetes Menghantui Anak Muda, Kenali Cara Pencegahannya (Foto: Instagram)
Jakarta -

Diabetes dapat diderita oleh siapa saja tanpa mengenal usia, termasuk pada generasi muda. Secara medis, diabetes terjadi saat kadar gula darah mengalami lonjakan tinggi akibat tubuh kekurangan insulin.

Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik genetik maupun pola hidup yang tengah dijalani. Kebiasaan yang kurang sehat serta konsumsi makanan yang kurang seimbang sering kali menjadi faktor pemicu diabetes pada usia muda.

Beberapa penyebab diabetes yang kerap dialami oleh anak muda, antara lain:

  • Sering bergadang
  • Makan makanan junk food
  • Malas berjalan kaki
  • Acuh pada berat badan
  • Sering mengonsumsi kopi dan minuman manis

Maka dari itu, penting untuk mencegah diabetes sejak dini. Berikut ini langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya diabetes pada usia muda.

Advertisement

Turunkan Berat Badan Berlebih

Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor utama pemicu diabetes. Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas umumnya memiliki kadar gula darah tinggi sehingga rentan terhadap diabetes. Meski berisiko, diabetes tetap bisa dicegah dengan menjalani diet sehat sebelum kondisinya semakin memburuk.

American Diabetes Association menyarankan para penderita pradiabetes untuk menurunkan berat badan setidaknya 5-7% dari total berat badan untuk mencegah potensi diabetes. Penurunan berat badan yang lebih banyak juga dapat memberi manfaat kesehatan yang lebih besar lagi pada tubuh.

Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik, seperti senam, angkat beban, atau bersepeda dapat membantu menurunkan kadar gula darah tinggi penyebab diabetes. Rutin berolahraga membantu meningkatkan sensitivitas insulin yang memungkinkan sel tubuh menggunakan glukosa untuk produksi energi. Dengan gula darah yang lebih terkendali, risiko terkena penyakit diabetes pun turut berkurang.

Luangkan waktu di tengah kesibukan untuk berolahraga setidaknya 30 menit selama lima hari setiap minggunya. Selain mencegah risiko diabetes, olahraga yang teratur juga dapat menjaga imunitas tubuh supaya terhindar dari penyakit lain.

Rajin Minum Air Putih

Minum-minuman manis, seperti boba atau kopi susu, telah menjadi minuman favorit para anak muda. Kandungan gula yang tinggi pada minuman kekinian tersebut justru merupakan salah satu penyebab utama terjadinya diabetes. Merujuk pada informasi Healthline, minuman dengan kandungan gula tinggi terbukti dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan autoimun laten.

Untuk mengurangi konsumsi minuman manis, Insertizen dapat menggantinya dengan konsumsi air putih. Air putih dapat membantu proses pengelolaan gula darah lebih baik di dalam tubuh.

Kurangi Makan Makanan Manis

Seperti yang telah diketahui,  gula tinggi dalam darah adalah penyebab utama dari diabetes. Selain gaya hidup yang kurang sehat, tingginya kadar gula ini umumnya bersumber dari makan-makanan manis yang kerap ditemui di tempat makan yang sedang ngetren.

Untuk mencegah risiko diabetes, sebaiknya kurangi makan-makanan manis, seperti kue, permen, dan donat. Alih-alih makanan manis, Insertizen sebaiknya mengonsumsi makanan yang tinggi serat supaya dapat melancarkan pencernaan. Kandungan serat yang tinggi juga dapat membantu mengelola berat badan untuk mencegah diabetes.

Tidur Cukup

Aktivitas berat serta tuntutan pekerjaan yang tinggi sering kali membuat para anak muda terbiasa untuk tidur larut malam. Begadang juga menjadi salah satu penyebab utama dari penyakit diabetes. Jam tidur yang tidak teratur dapat memicu perubahan hormon yang mengganggu kerja insulin. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya diabetes.

Normalnya, setiap orang perlu tidur yang cukup selama 7-8 jam untuk dapat menjaga stabilitas kadar gula darah.

(Astrid Riyani Atmaja/arm)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement