Doa Memohon Rezeki Berlimpah Sesuai Sunnah
Kehidupan manusia tak melulu berjalan mulus, mereka pasti pernah menghadapi cobaan.
Umat Muslim pun selalu memanjatkan doa agar segala masalahnya segera bisa diselesaikan dan selalu mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.
Rasulullah saw pun mengajarkan umatnya untuk membaca doa-doa harian. Doa itu dipanjatkan untuk memulai aktivitas sehari-hari atau ketika kita sedang merasakan kesulitan. Salah satunya adalah doa agar bisa mendapatkan rezeki melimpah yang tak terduga.
Doa ini biasanya dipanjatkan untuk meminta kesejahteraan dan bisa menjalani hidup dengan lebih tentram. Selain itu, doa yang biasa dibacakan ini juga sebagai bentuk permohonan umat Muslim agar selalu diberikan rezeki yang halal.
|
Baca Juga : Bacaan Dzikir Pagi Agar Segala Urusan Dimudahkan
|
Ada kalanya, seseorang merasakan kesejahteraan namun tidak dibarengi dengan keberkahan. Pasalnya ia menikmati kesejahteraan yang sementara karena hidup dari harta yang haram.
Dalam Islam, tidak ada hidup sejahtera yang hakiki dengan uang haram. Harta yang didapat melalui cara batil niscaya akan membawa penderitaan baik di dunia maupun akhirat. Seperti yang ada di dalam QS. Al-Baqarah: 276 yang menegahkan bahwa Allah SWT akan memusnahkan keberkahan harta riba karena akan membawa kehancuran sementara sedekah dapat membawa keberkahan dan ketenangan.
يَمْحَقُ اللّٰهُ الرِّبٰوا وَيُرْبِى الصَّدَقٰتِ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ اَثِيْمٍ
yam-ḫaqullâhur-ribâ wa yurbish-shadaqât, wallâhu lâ yuḫibbu kulla kaffârin atsîm
Artinya: Allah menghilangkan (keberkahan dari) riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang sangat kufur lagi bergelimang dosa.
Terkait hal itu, Rasulullah selalu meminta rezeki yang halal kepada Allah SWT dengan memanjatkan doa berikut:
يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُوْدُ اَغْنِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاكْفِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allaahumma yaa ghaniyyu yaa hamid, yaa mubdi'u wa yu'îd, yaa rahiimu yaa waduud. Aghninii bi halaalika 'an haraamik, wa thaa'atika 'an ma'shiyatik, wa bi fadhlika 'an man siwaak.
Artinya: Wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang Menciptakan makhluk dari permulaan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Maha Kasih, kayakanlah diriku dengan yang halal dari yang haram, dan cukupilah diriku dengan anugerah-Mu dari pemberian selain dari diri-Mu.
(agn/arm)