Advertisement

Rekomendasi Minuman Pagi yang Aman untuk Gula Darah Menurut Ahli Gizi

Insertlive | Insertlive
Smoothies
Rekomendasi Minuman Pagi yang Aman untuk Gula Darah Menurut Ahli Gizi (Foto: Freepik)
Jakarta -

Banyak orang tak sadar bahwa pilihan minuman di pagi hari bisa menentukan bagaimana gula darah bekerja sepanjang hari.

Kopi kekinian dengan sirup manis atau jus buah kemasan memang menggoda, tetapi kandungan gula tambahannya bisa bikin gula darah melonjak tajam.

Para ahli gizi pun merekomendasikan satu opsi yang lebih 'ramah' untuk tubuh: smoothie yang seimbang.

Smoothie yang dibuat dari campuran buah dan sayur tinggi serat, protein, serta lemak sehat dicerna lebih lambat dibandingkan minuman manis biasa.

Advertisement

Hasilnya, lonjakan gula darah setelah makan bisa lebih terkendali, dan tubuh pun punya pasokan energi yang lebih stabil hingga siang hari.

Kenapa Smoothie Seimbang Dianggap Minuman Pagi Terbaik?

1. Menghidrasi Tubuh Setelah Tidur Panjang

Selama 7-8 jam tidur, tubuh tidak mendapat asupan cairan, sehingga orang bangun dalam kondisi dehidrasi. Hal ini bisa membuat konsentrasi gula darah tampak lebih tinggi.

"Ketika Anda dehidrasi, volume darah menurun, dan ini membuat konsentrasi gula tampak lebih tinggi," kata ahli gizi Lindsay Cohen dalam laman Eating Well.

Smoothie berbasis air atau susu nabati tanpa gula membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus memberi nutrisi.

2. Serat Tinggi untuk Jaga Gula Darah Lebih Stabil

Buah beri, seperti blueberry atau strawberry, memberikan rasa manis alami sekaligus serat yang membantu kenyang lebih lama. Sayur seperti bayam atau kale juga bisa masuk tanpa mengubah rasa secara drastis.

Serat bekerja memperlambat pencernaan, sehingga penyerapan gula lebih bertahap. Dibandingkan minuman manis tanpa serat, smoothie jelas lebih aman untuk gula darah.

Smoothie diminum tanpa banyak mengunyah, terkadang rasa kenyangnya kurang 'nendang'. Di sinilah peran lemak baik, seperti selai kacang, biji chia, flaxseed, alpukat, atau yogurt full-fat, yang membantu memperlambat pengosongan lambung dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

3. Protein untuk Energi dan Kestabilan Gula Darah

Menambahkan sumber protein juga penting untuk menghindari lonjakan gula darah. Protein dicerna lebih lambat dan membantu tubuh bereaksi lebih baik terhadap karbohidrat.

Greek yogurt, susu kedelai, susu sapi, atau bubuk protein bisa jadi pilihan sederhana untuk dicampur ke dalam smoothie.

Pilihan Minuman Lain yang Ramah Gula Darah

- Air putih: Bebas gula dan membantu menjaga volume darah tetap normal.
- Teh hijau tanpa gula: Kaya antioksidan dan dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
- Kopi tanpa gula: Kopi boleh saja, asal tidak ditambah pemanis berlebih.
- Teh herbal: Bebas kafein dan cocok untuk yang sensitif terhadap perubahan gula darah akibat kafein.

(KHS/dis)

Komentar

!nsertlive

Advertisement