Dialami Gisel, Ini 7 Tanda Kamu Lagi Jadi Korban Love Bombing
Dialami Gisel, Ini 7 Tanda Kamu Lagi Jadi Korban Love Bombing
Gisella Anastasia atau Gisel mengaku pernah menjadi korban dari love bombing. Dia mengaku pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting untuk lebih berhati-hati ke depannya.
"Kalau ketipu love bombing di awal, aku pernah. Dan itu nggak apa-apa, jadikan pembelajaran aja buat ke depan," ungkap Gisel ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (27/1).
Secara sederhana, love bombing merupakan kondisi ketika seseorang membombardir seseorang dengan perhatian, kasih sayang, pujian, dan hadiah secara berlebihan di awal hubungan.
Tindakan ini sering kali bukan bentuk cinta yang tulus, melainkan taktik manipulasi untuk membuatmu merasa 'berhutang budi' atau sangat bergantung pada mereka secara emosional.
Bagi yang mungkin bingung apakah tengah mengalami kondisi ini. Berikut tanda kamu menjadi korban love bombing yang perlu diperhatikan:
Tanda-tanda Kamu Jadi Korban Love Bombing
Love bombing sering kali merupakan bagian dari siklus hubungan yang toksik. Setelah mereka berhasil membuatmu merasa sangat dicintai, biasanya mereka akan mulai menarik diri atau merendahkan kamu.
Kamu pun akhirnya terjebak berusaha 'menyenangkan' mereka agar mendapatkan kembali kasih sayang yang melimpah seperti di awal tadi.
Nah, untuk mengetahui apakah kamu korban love bombing atau bukan, berikut beberapa tandanya:
1. Memberikan Pujian yang Berlebihan
Mereka bilang kamu adalah "belahan jiwa" atau "orang paling sempurna" padahal baru kenal beberapa hari patut diwaspadai.
2. Komunikasi Intens
Pelaku love bombing biasanya mengirim pesan atau menelepon tanpa henti. Jika kamu tidak membalas cepat, mereka mungkin mulai merasa sedih atau marah.
3. Meminta Komitmen Terburu-buru
Pelaku love bombing langsung ingin berkomitmen serius dengan korbannya. Mereka biasanya secara tergesa-gesa mengajak menikah atau tinggal bersama dalam waktu yang sangat singkat.
4. Memberikan Hadiah yang Berlebihan
Tidak hanya pujian, korban love bombing juga bisa dibombardir hadiah dari pelaku.
Mereka memberikan barang-barang mahal atau kejutan besar yang terasa tidak proporsional dengan durasi perkenalan kalian.
5. Sensitif Terhadap Kritik
Pelaku love bombing cenderung tidak suka diberi masukan atau kritik. Jika kamu memberi pendapat atau kritik, mereka bisa merasa tersinggung dan menanggapi dengan kemarahan.
(dia/yoa)