3 Doa Bulan Syaban yang Dianjurkan, Lengkap dengan Artinya
Dalam kalendar hijriah, 1 Syaban 1447 H jatuh pada 20 Januari 2026. Artinya, tidak lama lagi umat Islam akan menyambut malam Nisfu Syaban atau malam pertengahan bulan Syaban.
Malam Nisfu Syaban (malam 15 Syaban) dianggap istimewa karena dipercaya sebagai malam pengampunan dosa, malam diturunkannya rahmat, dan penetapan takdir tahunan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada malam Nisfu Syaban.
Amalan-amalan, seperti salat, doa, zikir, dan membaca Al-Qur'an pada malam Nisfu Syaban juga bisa menjadi cara umat Muslim mempersiapkan diri menjelang Ramadan.
Menurut Ustadz Alhafidz Kurniawan dalam artikel Doa Bulan Sya'ban yang dikutip NU Online, ada beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Nisfu Syaban.
1. Doa yang Diamalkan Rasulullah Saw.
Bacaan Arab:
كَانَ إِذَا دَخَلَ رَجَبَ قَالَ اَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Bacaan Arab-Latin:
Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa ballighna Ramadhan
Artinya:
"Jika masuk bulan Rajab, Rasulullah berdoa, 'Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab dan Sya'ban. Sampaikan kami ke Bulan Ramadhan."
2. Doa Memohon Rasa Aman dalam Beribadah
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، وَجِوَارٍ مِنَ الشَّيطَانِ، وَرِضوَانٍ مِنَ الرَّحمَنِ
Bacaan Arab-Latin:
Allahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal islaam, wa jiwaarim minasy-syaithooni, wa ridhwanim minar rohmaani
Artinya:
"Ya Allah, masukkanlah kami pada bulan ini dengan rasa aman, keimanan, keselamatan, dan Islam, juga lindungilah kami dari gangguan setan, dan agar kami mendapat rida Allah (Ar-Rahman)." (HR. Al-Baghawi dalam Mu'jam Ash-Shahabah, sanadnya sahih).
3. Doa Taubat
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Allahumma inni dhalamtu nafsi dhulman katsira, wa laa yaghfirudz dzunuba illa Anta. Faghfir li maghfiratan min 'indika. Warhamni innaka Antal Ghafurur Rahim.
"Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan banyak kezaliman. Tidak ada seorang pun yang mampu mengampuni dosa selain Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu. Sungguh! Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(KHS/agn)