Heboh Pria Meninggal karena Overwork, Ini Dampak Kebanyakan Kerja bagi Tubuh
Kasus tragis menimpa seorang pria bernama Gao Guanghui asal Guangdong, China, yang diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.
Diduga, Gao meninggal dunia akibat terlalu banyak bekerja dengan waktu berlebihan.
Dari kronologisnya, Gao mengeluh tak enak badan dan sulit berdiri pada 29 November 2025. Ia mendadak kejang lalu pingsan saat menuju rumah sakit.
Sebelum meninggal dunia, Gao sempat meminta istrinya membawakan laptop ke rumah sakit untuk tetap bekerja dari jarak jauh.
Melalui catatan medis, Gao meninggal akibat henti napas serta jantung mendadak yang disebut dengan sindrom stroke-adams.
Kondisi tersebut membuat seseorang hilang kesadaran secara tiba-tiba yang disebabkan akibat irama jantung tidak normal.
Kebiasaan tersebut meningkatkan kematian akibat stroke dan penyakit jantung.
Normalnya, jam kerja dalam seminggu harusnya 35-40 jam, bila lebih dari itu kemungkinan meningkatkan risiko stroke hingga 35 persen dan jantung iskemik 17 persen.
Adapun dampak bekerja terlalu keras bisa memiliki sejumlah risiko mematikan bagi tubuh.
Dikutip dari DetikHealth, ini risikonya bagi tubuh:
- Infeksi dan penyakit yang sering terjadi.
- Sistem kekebalan tubuh yang melemah.
- Masalah kesehatan mental, seperti depresi.
- Gangguan kognitif, seperti kabut otak (brain fog).
- Masalah kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi atau jantung berdebar.
- Gangguan tidur.
- Perubahan berat badan, nafsu makan, dan kebiasaan makan.
- Cedera dan kecelakaan.
- Penyalahgunaan alkohol dan zat adiktif.