Adly Fairuz Disebut Terima Dana dari Dugaan Penipuan Masuk Akpol

kpr | Insertlive
Selasa, 20 Jan 2026 20:45 WIB
Adly Fairuz Adly Fairuz Disebut Terima Dana dari Dugaan Penipuan Masuk Akpol/Foto: Marianus Harmita
Jakarta, Insertlive -

Kasus dugaan penipuan masuk Akademi Polisi (Akpol) yang menjerat Adly Fairuz masih bergulir di Polres Jakarta Timur. Seperti diketahui, kasus ini bermula dari Abdul Hadi melaporkan Agung Wahyono yang disebut menjanjikan kelulusan masuk Akpol.

Nama Adly Fairuz pun ikut terseret usai perkara tersebut naik ke tahap penyidikan. Laporan Abdul Hadi itu terdaftar dengan nomor LP/B/2282/VI/2025/SPKT/POLRES METRO JAKARTA TIMUR/POLDA METRO JAYA tertanggal 20 Juni 2025.

"Itu pada saat naik sidik ya. Di Polres Jakarta Timur," ucap Mesini, kuasa hukum Abdul Hadi saat ditemui di Polres Metro Jakarta Timur, Jatinegara, Selasa (20/1).

ADVERTISEMENT

Mesini mengatakan adanya dugaan aliran dana yang mengalir ke Adly Fairuz. Dugaan tersebut berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan penyidik.

"Betul, betul, betul sekali," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mesini menyebut Adly Fairuz diduga ikut berperan untuk mencari calon korban yang ingin masuk Akpol.

"Saya kurang tahu karena memang baru kali ini saya tangani. Info yang saya terima itu memang AF ini mengakui bahwa beliau ini menyuruh untuk mencari orang yang mau memasukkan anaknya ke Taruna Akpol," ungkapnya.

Diduga pula Adly Fairuz sendiri yang menawarkan diri untuk ikut terlibat dalam pencarian orang yang ingin masuk Akpol.


"Iya, itu hasil penyelidikan yang saya terima infonya seperti itu," jelasnya.

Mesini pun menilai tindakan yang dilakukan Adly Fairuz tersebut termasuk sebagai pencaloan. Hal tersebut sesuai dengan anggapan masyarakat mengenai tindakan memungut sejumlah uang untuk membantu seseorang.

"Apa ya, ya bisa saja, mungkin kalau di luaran sana orang suka sebutnya yang gampang simpel calo gitu ya," paparnya.

Mesini tak menampik kemungkinan adanya jalur damai. Namun, ia menegaskan yang terpenting adalah hak kliennya dapat dipenuhi.

"Kalau jalur damai sih kami sebagai advokat profesional, namanya orang kalau niat baik ya hati baiklah ya. Intinya klien kami seperti itu. Yang terpenting kewajibannya dia penuhi, dan hak klien kami juga terpenuhi. Artinya win-win solution," pungkasnya.

(kpr/dia)
Tonton juga video berikut:

ARTIKEL TERKAIT

snap logo
SNAP! adalah kanal video vertikal yang menyajikan konten infotainment singkat, cepat, dan visual. SNAP! menghadirkan cuplikan selebriti, tren viral, hingga highlight interview.
LEBIH LANJUT
Loading
Loading
BACA JUGA
UPCOMING EVENTS Lebih lanjut
detikNetwork
VIDEO
TERKAIT
Loading
POPULER