Ini yang Akan Diwariskan Venna Melinda Kepada Sang Putri
Venna Melinda memilih untuk menyimpan pakaian lamanya. Selain untuk kenangan, koleksi pakaian itu ingin diwariskan Venna Melinda kepada putrinya, Vania Athabina kelak ketika dewasa.
"Makanya aku selalu nyimpan. Soalnya entar pas Vania gede, nanti aku pengen dia pakai baju-baju aku. Karena baju aku kan vintage, suka modelnya yang nggak ada lagi," ujar Venna Melinda di Trans TV, Rabu (8/7).
Tak hanya menyimpan pakaian, Venna juga membayangkan gaya berpakaian putrinya di masa depan. Ia mengaku menyukai nuansa warna pastel untuk Vania, sesuatu yang ternyata juga disukai sang putri.
"Warna pastel," jawab Vania singkat.
Mendengar jawaban tersebut, Venna mengungkapkan harapannya agar Vania tumbuh menjadi sosok yang lebih feminin. Menurutnya, belakangan sang putri lebih nyaman mengenakan pakaian bergaya kasual.
"Ini aku kan pengen banget Vania tuh lebih apa ya, lebih feminin. Karena makin ke sini makin plintat-plintut. Kamu sukanya apa? Ayo coba, jujur. Sukanya pakai celana pendek," tutur Venna Melinda.
Perhatian Venna tak berhenti pada pakaian. Ia juga mengajak Vania memilih berbagai aksesori untuk mempercantik busana yang akan dikenakan. Baginya, momen sederhana seperti itu menjadi cara untuk membangun kedekatan sekaligus menciptakan kenangan indah bersama putrinya.
"Aku bilang, 'Ini baju buatan mama', terus Vania senang. Kita nemuin begitu banyak aksesori untuk ditaruh di baju atau dress ini. Jadi kayak sesuatu yang unik, kayak suatu application," paparnya.
Memiliki anak perempuan memang menjadi impian Venna sejak lama. Karena itu, ia menyimpan banyak harapan tentang bagaimana membesarkan Vania dengan penuh cinta, sekaligus mengenalkan nilai-nilai yang selama ini ia pelajari dari keluarganya.
"Iya, kan aku emang dari dulu pengen banget punya anak cewek. Jadi imajinasinya kalau punya anak cewek tuh dia harus kayak ibunya, kayak mamaku juga," ungkapnya.
Venna juga menyadari Vania tumbuh di lingkungan yang didominasi oleh kakak-kakaknya yang laki-laki. Menurutnya, hal tersebut sedikit banyak mempengaruhi kebiasaan sang putri. Meski begitu, ia tetap ingin membimbing Vania agar terbiasa bersikap anggun, sebagai bentuk perhatian dan bekal untuk masa depannya.
"Tapi dia nggak tahu aslinya sih sebenarnya karena mungkin cowok-cowok kan kakak-kakaknya. Tapi aku pengen biasain dia, udah mulai cara duduknya yang (feminim)," pungkasnya.
(kpr/fik)