Advertisement

Wardatina Mawa Tinggal Tunggu Putusan Cerai, Siapkan Busana Putih sebagai Nazar

Insertlive | Insertlive
Wardatina Mawa
Wardatina Mawa Tinggal Tunggu Putusan Cerai, Siapkan Busana Putih sebagai Nazar / Foto: Instagram
Jakarta -

Proses perceraian selebgram Wardatina Mawa dengan Insanul Fahmi semakin mendekati akhir. Sidang di Pengadilan Agama Medan telah menyelesaikan agenda pemeriksaan saksi dari kedua belah pihak. Kini, Mawa mengatakan dirinya hanya tinggal menanti putusan majelis hakim yang akan menentukan status pernikahannya.

Menjelang sidang putusan, Mawa mengungkapkan telah menyiapkan busana serba putih yang akan dikenakannya. Ia menyebut pilihan tersebut merupakan nazar yang telah dibuatnya sebagai bentuk penutup perjalanan rumah tangganya.

Menurut Mawa, warna putih dipilih karena memiliki makna tersendiri. Baginya, pernikahan yang dahulu diawali dengan balutan warna putih sebagai simbol ikatan suci, juga ingin ia akhiri dengan warna yang sama sebagai bentuk ketulusan.

"Oh nazar baju? Iya karena ya sesuai kan, jadi sad ending ke penutup. Dan awal (pernikahan) pakai baju putih dan akhir penutup pakai baju yang sama juga. Warnanya saja sih, kalau model pakaiannya atau gaunnya bedalah pastinya, warnanya saja warna putih," ucap Wardatina Mawa saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (28/6).

Advertisement

Bagi Mawa, berakhirnya pernikahan ini menjadi momen untuk menerima kenyataan setelah sebelumnya ia mengungkap dugaan perselingkuhan yang dilakukan sang suami. Ia meyakini segala sesuatu yang diawali karena Allah harus pula diselesaikan dengan niat yang sama.

"Awalnya kan ikatan janji suci dan pada akhirnya berakhir seperti ini. Lebih ke, ya sudah, hal-hal yang diawali dengan niat karena Allah, semuanya akan diakhiri dengan niat karena Allah juga," tuturnya.

Dalam sidang terakhir, masing-masing pihak telah menghadirkan saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. Mawa menjelaskan, pihak Insanul Fahmi menghadirkan ayahnya serta beberapa rekan kerja dari sebuah kafe. Sementara dirinya memilih menghadirkan dua kakaknya sebagai saksi, termasuk untuk memperkuat keterangan terkait persoalan nafkah.

"Oh, jadi saksi dari pihak sana itu ada abinya (ayah) sama ada tim dari kafe gitu, buruh. Sebenarnya kasih keterangan tentang ya nafkahlah, segala macam itu kan ada saksi. Nah, itu dari saksi mereka. Kalau dari saksi aku kemarin, dari kakak-kakak aku yang nomor lima dan enam gitu. Sudah selesai dari kakak-kakak aku kemarin," jelasnya.

Usai seluruh rangkaian persidangan dan urusan administrasi di Medan rampung, Mawa berencana kembali ke Jakarta bersama anaknya. Ia mengatakan akan lebih dulu menyelesaikan beberapa pekerjaan sebelum berangkat ke Medan untuk menjemput buah hatinya dan kembali memulai kehidupan baru sebagai orang tua tunggal.

Meski mengakui proses pemulihan emosional masih membutuhkan waktu, Mawa berharap semua persoalan segera selesai sehingga seluruh pihak dapat memperoleh ketenangan.

"Aku nanti bakal ke Medan sebentar lagi, paling ya 4 hari atau 5 hari lagi karena ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan dulu. Nanti sekalian jemput anak aku sama mbak untuk balik lagi ke Jakarta, doain saja semoga segera cepat selesai dan tenang semua pihaknya, insyaallah," pungkasnya.

(kpr/and)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement