Raffi Ahmad Terlibat Kasus Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Semua Ini Fitnah
Presenter Raffi Ahmad menunjuk pengacara kondang Indonesia Hotman Paris setelah namanya terseret dalam dugaan kasus suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Dalam konferensi pers, Raffi membeberkan kedatangan ke Amerika Serikat pada 2023 lalu dalam rangka mengikuti lari maraton di Chicago. Kala itu ia pergi bersama sang istri, Nagita Slavina, Gading Marten, Ariel NOAH, hingga Desta.
"Gading dan Desta nggak ikut maraton, yang ikut maraton saya sama Ariel di Chicago maraton. Itu major maraton loh. Dan juga istri saya juga ikut, dan di situ banyak para pelari-pelari Indonesia, saya juga senang ngecek mereka," beber Raffi Ahmad di Kebayoran BaruJakarta Selatan pada Kamis (11/6).
Pada kesempatan itu, Raffi juga tegas menyebut tidak pernah berkomunikasi atau berhubungan dengan pihak Blueray. Bapak tiga anak itu juga tak pernah menerima kiriman apapun dari pihak tersebut.
"Saya tidak ada nomor telepon yang mereka. Tidak pernah terima kiriman apa pun. Namanya pun nggak ingat. Memesan pun, maksudnya memesan pun secara transaksional pun nggak. Hanya sebatas basa-basi. Saya nggak ada komunikasi sama mereka, cuma saya bingung kok dibilang saya ada komunikasi sama mereka," jelasnya.
Sebelumnya Raffi disebut oleh seorang saksi di ruang sidang mendapatkan titipan barang bawaan mewah dari luar negeri seperti ponsel hingga laptop melalui PT Blueray Cargo.
Sementara itu Hotman Paris mengungkapkan pihak saksi tersebut kini telah mencabut Berita Acara Pemeriksaan atau BAP. Hotman juga tegas menyebut kliennya tidak pernah terlibat dalam kasus suap tersebut.
"Jadi semua ini total fitnah. Yonah (pegawai Bea Cukai) yang sempat menyebutnama Raffi pun sudah mencabut isi BAP-nya," ucap Hotman Paris.
Melanjutkan ucapan Raffi Ahmad, Hotman mengatakan tidak pernah ada kejadian menitipkan barang kepada Raffi yang terjadi di Chicaho. Awalnya bermula dari sapaan biasa lalu ajakan untuk berfoto bersama. Pihak Bea Cukai lalu memberikan tawaran kepada Raffi yang malah dianggap sebagai sesuatu yang serius.
"Fakta yang terjadi hanya satu. Ada basa-basi dari staf Bea Cukai bernama Lili di depan restoran Awang Kitchen. Dia minta foto bareng Raffi," ucapnya.
"Lalu basa-basi menawarkan, 'Mau tidak kita kirimin satu unit handphone karena di Indonesia belum ada.' Hanya sebatas itu!," tegas Hotman Paris.
Diketahui sebelumnya, nama Raffi Ahmad disebut pada persidangan dengan terdakwa Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 5 Juni 2026 lalu.
(agn/dia)