Hotman Paris Bela Raffi Ahmad yang Terseret Kasus Blueray Cargo, Tantang Penyebar Isu
Nama Raffi Ahmad belakangan menjadi sorotan setelah disebut dalam persidangan kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Menanggapi ramainya pemberitaan tersebut, kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris, akhirnya buka suara.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (9/6), Hotman membantah keras tudingan yang mengaitkan kliennya dengan kasus tersebut.
Menurut Hotman, kemunculan nama Raffi dalam perkara itu bermula dari kunjungan Raffi Ahmad bersama sejumlah rekan artis ke Amerika Serikat saat mengikuti kegiatan maraton.
"Ternyata cerita ini bermula dari kunjungan Raffi Ahmad, Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten, pada waktu kegiatan maraton di Amerika Serikat, pada saat mereka mengunjungi restoran terkenal," kata Hotman Paris.
Hotman menilai ada pihak yang menggiring opini seolah-olah Raffi terlibat dalam praktik impor barang yang sedang diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Sekarang ini dituduh, hanya Raffi Ahmad yang dituduh, difitnah, seolah-olah terlibat dalam impor kargo yang melibatkan nama perusahaan Bluray. Katanya ada kongkalikong dengan oknum bea cukai," ujarnya.
Tak hanya memberikan klarifikasi, Hotman juga melontarkan tantangan terbuka kepada pihak-pihak yang menurutnya telah menyebarkan tuduhan terhadap Raffi Ahmad di media sosial maupun berbagai kanal lainnya.
"Heboh kasus ini heboh. Tunggu hari Kamis jam 2 siang (14.00 WIB), Hotman Paris dan Raffi Ahmad menantang seluruh orang yang menulis, membuat posting-an di medsos dan di berbagai channel, hadapi Hotman Paris dan Raffi Ahmad jika kau punya nyali dan konsekuen dengan tulisan kau atau kau pengecut. Jika kau pengecut pasti kau tidak akan datang," kata Hotman.
Ia bahkan menyebut orang-orang yang tetap menuduh Raffi namun tidak hadir dalam pertemuan tersebut sebagai pihak yang tidak berani mempertanggungjawabkan pernyataannya.
"Barangsiapa yang menulis tentang fitnah ini, yang menuduh Raffi Ahmad, tapi tidak berani datang hari Kamis jam 2 siang, itu berarti dia pengecut. Oke? Sebelum saya sebut anda-anda, datanglah hari Kamis ya jam 2 siang, tempat akan ditentukan (menyusul)," lanjutnya.
Dalam unggahan yang sama, Hotman turut memperlihatkan foto Raffi Ahmad bersama Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten saat berada di Amerika Serikat.
Foto tersebut ditampilkan untuk memperkuat penjelasannya mengenai kunjungan yang disebut menjadi awal mula munculnya nama Raffi dalam perkara tersebut.
"Sampai ketemu hari Kamis," tutup Hotman.
KPK sebelumnya membenarkan bahwa nama Raffi Ahmad sempat muncul dalam persidangan kasus dugaan suap terkait importasi barang dengan terdakwa pimpinan Blueray Cargo Group, John Field, dan pihak lainnya.
Nama Raffi mencuat saat jaksa KPK memeriksa saksi Sri Pangestuti alias Tuti, seorang Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK).
Dalam persidangan disebutkan adanya permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 dari Amerika Serikat ke Indonesia yang disampaikan oleh Yohanes, asisten pribadi John Field, ketika Raffi berkunjung ke kantor Blueray Cargo di AS. Meski begitu, Tuti mengaku tidak memenuhi permintaan tersebut.
Selain itu, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Yohanes disebutkan bahwa iPhone 17 yang dimaksud pada akhirnya tidak dikirim ke Indonesia karena Raffi sedang berlibur saat itu.
Hingga kini, belum ada pernyataan dari KPK yang menyebut Raffi Ahmad sebagai tersangka ataupun pihak yang terlibat dalam perkara dugaan suap tersebut.
(KHS/dis)