Berat Badan Turun, Rigen Rakelna Akui Rasakan Efek Diet Yoyo
Rigen Rakelna sedang menuai komentar dari publik karena penampilannya. Beberapa waktu belakangan, komedian ini mulai terlihat agak kurus karena berat badan yang turun.
Namun, Rigen mengaku tak pernah berniat untuk menurunkan berat badannya. Ia merasa penurunan berat badan itu terjadi begitu saja.
"Nggak ada target buat nurunin atau gimana. Kalau turun ya alhamdulillah, tapi kalau secara makan masih makan biasa aja," kata Rigen, di Jakarta Selatan, Senin (2/5).
Tidak ada pantangan makanan atau diet ketat yang dijalani Rigen selama ini. Setiap hari, ia mengaku masih mengonsumsi makanan seperti biasanya.
"Nggak ada sih, masih makan biasa aja, makan normal. Sarapan," ungkapnya.
Meski begitu, porsi makan Rigen memang tak sebanyak dulu. Porsi makanan yang berkurang itu bukan karena Rigen sedang menjalani pola diet.
"Porsinya emang udah mulai sedikit, tapi itu emang udah lama porsinya segitu. Tapi nggak ada yang sampai nahan laper atau gimana gitu," kata Rigen.
Rigen mengaku tak tahu perihal berapa berat badannya saat ini karena tak pernah menimbang. Ia pun memperkirakan berat badannya saat ini ada di angka 97 kg.
"Bobot sekarang di 97 kayaknya deh, nggak pernah nimbang lagi sih. Ya udah, jadi emang karena nggak pengin jadi patokan mulu timbangan. Yang penting olahraga aja, yang penting udah ada olahraganya aja," ujarnya.
Tak hanya itu, Rigen menegaskan tak fokus pada angka di timbangan, ketika ditanya soal target berat badan yang ingin dicapai.
"Nggak ada target. Kalau dulu mah emang nurunin, kalau sekarang tuh nggak. Jadi ya makan biasa, sarapan, makan malam gitu," ungkapnya.
Kondisi pekerjaan juga membuat Rigen menyesuaikan pola makannya. Ia memilih untuk lebih fleksibel dalam mengatur pola makan mengingat jadwal kerja yang tak menentu.
"Lihat-lihat, misalnya tidurnya masih lama ya makan dulu karena kerjaan kita ada yang sampai tengah malam, ada yang sampai pagi juga. Jadi lihat situasi dan kondisi aja," katanya.
Tak dimungkiri, Rigen juga merasakan bagaimana berat badannya naik-turun. Hal itu yang akhirnya membuat Rigen lebih memilih untuk berolahraga ketimbang mengurangi pori makan.
"Kalau kata orang, istilah kesehatannya diet yoyo. Jadi diet, nanti begitu lagi, balik lagi. Sekarang yang penting olahraga karena kalau kemarin cuma ngurangin makan, tapi olahraganya jarang. Kalau sekarang lagi pengin coba rajinin olahraga, konsisten buat olahraga," tutupnya.
(ikh/and)