Tak Sekadar Beli Sapi dan Kambing, Atta Halilintar Punya Misi Khusus untuk Anak-anaknya
Atta Halilintar memilih cara yang berbeda untuk mengenalkan makna kurban kepada kedua putrinya, Ameena dan Azura. Bersama Aurel Hermansyah, Atta mengajak langsung anak-anaknya memilih hewan kurban agar mereka memahami pentingnya berbagi sejak usia dini.
Menurut Atta, pengalaman terjun langsung memilih hewan kurban bisa menjadi pelajaran berharga bagi anak-anak tentang kepedulian dan keikhlasan.
"Ya udah tadi kita sambil hunting kambing ama sapi. Jadi aku pengin ngajarin mereka berkurban sejak dini. Jadi tadi mereka pilih kurbannya masing-masing. Ameena milih, Azura milih," kata Atta Halilintar saat ditemui di kawasan Mampang, Selasa (26/5).
Meski tidak menjelaskan jumlah hewan kurban yang disiapkan tahun ini, Atta memastikan seluruh hewan tersebut akan disalurkan ke berbagai tempat yang membutuhkan. Sebagian akan diberikan ke pesantren dan masjid agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak orang.
"Waduh, nggak mau disebut gimana-gimananya sih, tapi insyaallah penginnya disebar. Jadi ada yang disebar di pesantren, ada yang di masjid," ujarnya.
Tak hanya itu, Atta juga berencana melaksanakan penyembelihan beberapa hewan kurban di lingkungan dekat rumah. Salah satu lokasi yang dipilih adalah TPQ tempat Ameena dan Azura belajar mengaji.
"Cuman nanti mungkin ada beberapa yang di rumah juga karena pengin rencananya pengin motong kurbannya di TPQ tempat belajar qurannya Ameena Azura, di dekat rumah gitu," sambungnya.
Menariknya, Ameena dan Azura ternyata sangat antusias saat memilih hewan kurban. Keduanya bahkan menentukan sendiri sapi dan kambing yang akan dikurbankan.
"Hari ini sih mereka sudah beli. Kalau Ameena Azura dia pilih sapi, ada pilih kambing. Jadi mereka milih, kasih nama masing-masing," tutur Atta.
Layaknya anak-anak pada umumnya, Ameena dan Azura juga memberikan nama unik untuk hewan pilihan mereka. Salah satu sapi diberi nama Gabriel, sementara beberapa kambing mendapatkan nama seperti Kiki dan Kancil.
"Nggak tahu tadi, sapinya dikasih nama Gabriel sama dia. Kambingnya dikasih ada namanya Kiki, si adek ngasih namanya Kancil, ada aja beda-beda," kata Atta sambil tertawa.
Bagi Atta, proses belajar tidak berhenti sampai memilih hewan saja. Ia ingin kedua putrinya ikut mengenal cara merawat hewan kurban sebelum hari penyembelihan tiba. Menurutnya, hal tersebut dapat mengajarkan rasa tanggung jawab sekaligus kasih sayang kepada makhluk hidup.
"Rencananya besok biar mereka tuh belajar ngerawat dulu kambingnya, memberikannya yang terbaik untuk Tuhan gitu. Karena kan kalau kita mau istilahnya disayang Tuhan harus menyayangi orang lain dulu dengan berbagi kurban," jelas Atta.
Atta juga mengungkapkan bahwa Ameena dan Azura memang menyukai hewan. Namun, karakter keduanya cukup berbeda. Ameena disebut lebih sensitif terhadap hal-hal tertentu, sementara sang adik terlihat lebih santai saat berinteraksi dengan hewan.
"Mereka suka hewan, cuma kalau Ameena kadang-kadang dia orangnya agak sensitifan. 'Aduh ini beraknya sembarangan tadi, pupnya, pipisnya. Ini bau nih bau', jadi kalau Ameena lebih rungsing kalau adeknya mah wah," ujarnya sambil tertawa.
Meski begitu, Atta tidak menutup kemungkinan jika suatu hari nanti anak-anaknya ingin memelihara hewan ternak di rumah. Namun, ia menegaskan bahwa mereka harus belajar bertanggung jawab terlebih dahulu sebelum keinginan tersebut benar-benar diwujudkan.
(yoa/yoa)