Advertisement

Pesulap Merah Bongkar Pesugihan di Gunung Kawi yang Seret Nama Artis

Insertlive | Insertlive
Pesulap Merah
Pesulap Merah Bongkar Pesugihan di Gunung Kawi yang Seret Nama Artis / Foto: Insertlive
Jakarta -

Nama Marcel Radhival kembali menjadi sorotan setelah membahas soal dugaan praktik pesugihan di kawasan Gunung Kawi.

Konten yang dibuat pria yang dikenal sebagai Pesulap Merah itu ramai diperbincangkan publik karena turut menyeret nama sejumlah artis hingga politikus.

Marcel menegaskan kedatangannya ke Gunung Kawi bermula dari permintaan netizen yang ingin dirinya mengulas praktik ritual di lokasi tersebut.

Ia mengaku hanya datang untuk mengeksplorasi budaya sekaligus mencari tahu fakta yang berkembang di masyarakat.

Advertisement

"Sebenernya saya dari netizen yang komen untuk ungkap pesugihan Gunung Kawi jadi ya saya ke sana," ujar Marcel Radhival, Senin (18/5).

Dalam penjelasannya, Marcel mengatakan praktik yang ditemuinya lebih mengarah pada kepercayaan kejawen dan bukan ajaran Islam.

Menurutnya, ada sejumlah ritual yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, termasuk penggunaan perantara tertentu saat berziarah.

"Dan yang memang di sana kepercayaannya itu kejawen dan bukan Islam. Kalau dari ajaran Islam kan nggak gitu perintahnya," katanya.

Marcel juga mengungkap dirinya sempat berbincang langsung dengan kuncen setempat terkait ritual yang dilakukan para pengunjung.

Ia mengaku mendapat penjelasan soal adanya biaya ritual hingga praktik doa berulang yang disebut dilakukan sebagian orang.

"Dan banyak juga yang bayar kan itu menurut kuncen sampai 14 kali doa. Daripada bolak-balik mending bayar buat ritual," ungkapnya.

Meski begitu, Marcel menegaskan dirinya tidak percaya dengan klaim-klaim supranatural yang beredar, termasuk tudingan soal adanya transfer kekayaan gaib dari makhluk halus.

"Kalau saya nggak percaya kalau sampai ada transfer gitu apalagi dari jin, mana ada," tegasnya.

Pria yang sebelumnya sempat ramai karena membongkar praktik perdukunan itu juga mengaku sengaja membuka diskusi ke publik agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama terkait nama artis dan politikus yang disebut-sebut datang ke Gunung Kawi.

Menurut Marcel, dirinya khawatir ada pihak yang justru mencatut nama publik figur tanpa bukti jelas.

Ia pun menegaskan belum tentu semua orang yang datang ke lokasi tersebut benar-benar melakukan ritual pesugihan.

"Takutnya kuncen sana menjual nama orang yang ke sana, jual nama artis politikus. Kan nggak tahu bener mau pesugihan atau enggak, kalau ternyata mau jalan-jalan aja gimana?" ujarnya.

Marcel mengaku dirinya sempat mempertanyakan detail aktivitas sejumlah figur publik yang disebut datang ke lokasi itu.

Namun karena tidak menemukan bukti pasti, ia menduga sebagian dari mereka kemungkinan hanya melakukan syuting konten biasa.

"Dan juga kalau artis itu nggak ada dokumennya saya curiga ke sana syuting doang," katanya lagi.

Pemilik konten yang dikenal kerap membongkar praktik paranormal tersebut menegaskan dirinya terbuka apabila ada pihak yang ingin memberikan klarifikasi secara langsung.

Ia merasa pembahasan yang dibuatnya justru bisa menjadi pengingat agar publik lebih berhati-hati terhadap praktik yang dianggap menyimpang.

"Kalau saya kan memang seperti ini kontennya, nggak dibuat-buat," tutur Marcel.

Sebelumnya, nama Sarwendah juga ikut disebut dalam pembahasan yang viral tersebut. Marcel pun menegaskan dirinya hanya menyampaikan apa yang sudah lebih dulu beredar dari pernyataan pihak kuncen dalam video sebelumnya.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement