Advertisement

Cerita Matthew McConaughey Asingkan Diri ke Peru dan Pakai Nama Samaran Mateo

Insertlive | Insertlive
Matthew McConaughey
Cerita Matthew McConaughey Asingkan Diri ke Peru dan Pakai Nama Samaran Mateo / Foto: Instagram
Jakarta -

Popularitas besar ternyata pernah membuat Matthew McConaughey kehilangan arah. Jauh sebelum dikenal sebagai aktor papan atas Hollywood dengan karisma khasnya, bintang film Interstellar itu sempat merasa terjebak dalam identitas sebagai selebritas.

Perasaan itu bahkan membuatnya mengambil keputusan ekstrem. Matthew memilih meninggalkan hiruk-pikuk Hollywood dan mengasingkan diri ke pedalaman Peru selama 22 hari tanpa listrik.

Dalam podcast No Magic Pill, McConaughey mengaku masa awal ketenarannya membuat dirinya merasa goyah secara mental dan emosional. Ia merasa perlu menjauh untuk mencari kembali siapa dirinya sebenarnya.

"Saya perlu menapakkan kaki di tanah. Jadi, saya memutuskan pergi ke Peru. Saya perlu menemukan jati diri dan memeriksa validasi diri sendiri," ujarnya.

Advertisement

Selama berada di Peru, Matthew tak lagi ingin diperlakukan sebagai aktor terkenal. Ia meminta orang-orang di sana memanggilnya dengan nama Mateo agar bisa hidup sebagai manusia biasa tanpa embel-embel Hollywood.

Langkah itu ternyata bukan sekadar liburan atau pencarian spiritual biasa. Aktor asal Texas tersebut benar-benar mencoba memisahkan dirinya dari identitas publik yang selama ini melekat.

McConaughey mengaku 12 hari pertama terasa sangat aneh. Ia seperti kehilangan pegangan setelah terbiasa hidup di tengah sorotan kamera dan perhatian publik. Namun perlahan, pengalaman itu justru mengubah cara pandangnya terhadap hidup.

Pada hari-hari terakhir, ia merasa sangat damai sampai sempat berpikir bisa hidup selamanya di sana.

"Saya berada di sana cukup lama hingga berpikir bahwa saya bisa menjalani hidup ini," katanya.

Momen paling emosional terjadi ketika ia harus berpisah dengan warga lokal yang hanya mengenalnya sebagai Mateo, bukan Matthew McConaughey sang bintang film.

Menurutnya, hubungan yang terjalin terasa jauh lebih tulus karena dibangun dari kepribadian asli, bukan status selebritas.

"Hal itu menegaskan identitas saya sendiri bahwa ini didasarkan pada diri saya yang asli," ungkapnya.

Pengasingan diri itu ternyata menjadi titik penting dalam hidup Matthew McConaughey. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali mengambil keputusan besar dengan meninggalkan Hollywood dan pindah ke Texas bersama keluarganya.

Keputusan tersebut muncul karena ia mulai frustrasi terus-menerus diberi label aktor komedi romantis usai sukses membintangi The Wedding Planner dan How to Lose a Guy in 10 Days.

Ia bahkan mengaku pernah siap meninggalkan dunia akting sepenuhnya. Menurut Matthew, jika karier filmnya berakhir, ia sudah mempertimbangkan profesi lain seperti guru SMA, konduktor musik, hingga pemandu wisata alam liar.

Tekadnya untuk keluar dari zona nyaman terlihat ketika ia menolak tawaran film komedi romantis senilai US$14,5 juta atau Rp255 miliar demi mengubah arah kariernya.

Langkah itu akhirnya membuahkan hasil. Matthew McConaughey berhasil lepas dari citra lama dan kemudian tampil dalam film-film serius yang mengubah persepsi publik terhadap kemampuan aktingnya.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement