Ikhtiar Debi Sagita dan Marco Ivanos untuk Bisa Punya Anak
Kabar bahagia akhirnya datang dari pasangan Debi Sagita dan Marco Ivanos. Setelah hampir dua tahun menjalani rumah tangga sejak menikah pada 2024, Debi resmi mengumumkan kehamilan pertamanya yang selama ini dinantikan.
Namun, kebahagiaan itu ternyata hadir setelah perjalanan panjang yang penuh kesabaran dan usaha diam-diam.
Lewat unggahan media sosialnya, Debi membagikan cerita perjuangannya menjaga harapan tanpa tekanan berlebihan soal program hamil.
Alih-alih terpaku pada target cepat memiliki anak, Debi dan Marco memilih menjalani semuanya dengan lebih santai dan alami.
Sikap itu justru menjadi cara mereka menjaga kesehatan mental selama penantian.
"Just letting things flow naturally, no pressure at all," ungkap Debi Sagita.
Meski berusaha santai, Debi tetap melakukan ikhtiar dengan menjaga pola hidup sehat yang sudah dijalaninya selama bertahun-tahun.
Ia rutin berolahraga hingga lima kali seminggu dan menjaga asupan makanan agar tubuh tetap fit.
Perempuan tersebut mengaku lebih banyak mengonsumsi protein serta mengurangi gula, tepung, dan minyak berlebih.
Namun, ia tetap berusaha menikmati hidup tanpa terlalu keras pada diri sendiri.
"Intinya dulu aku selalu berpikir kalau dengan cara itu sama dengan aku lagi ikhtiar," jelasnya.
Perjalanan menuju kehamilan ternyata tidak selalu mudah. Debi beberapa kali harus menerima kenyataan pahit saat hasil testpack menunjukkan garis negatif.
Momen itu sempat membuatnya kecewa, tetapi ia berusaha mengendalikan ekspektasi agar tidak tenggelam dalam kesedihan terlalu lama.
"Pernah beberapa kali testpack terus hasilnya negatif," katanya.
Untungnya, Marco Ivanos disebut selalu memberi dukungan penuh tanpa pernah membuat sang istri merasa tertekan soal momongan.
Keduanya memilih menjalani semuanya sambil berdoa dan menunggu waktu terbaik.
"Marco pun nggak pernah ngebuat aku merasa pressure," ujar Debi.
Momen tak terduga itu akhirnya datang setelah Debi menyelesaikan latihan olahraga Hyrox. Ia mulai merasa tubuhnya berbeda dan menyadari siklus menstruasinya terlambat sekitar seminggu.
"Ternyata check udah telat seminggu," ceritanya.
Karena penasaran, Debi mencoba kembali menggunakan testpack di rumah. Kali ini, hasil yang muncul justru membuatnya tak kuasa menahan haru.
"Coba testpack deh, eh ternyata garis dua masyaallah," ungkapnya bahagia.
Pasangan ini bahkan sudah memiliki panggilan sayang untuk calon buah hati mereka, yakni 'Bunby', singkatan lucu dari "buncit baby".
Dalam ceritanya, Debi juga sempat membahas kondisi retroverted uterus atau rahim retro yang dimilikinya.
Kondisi tersebut membuat posisi rahim mengarah ke belakang, bukan ke depan seperti pada umumnya.
Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk menjalani kehamilan dengan baik.
Debi juga menegaskan pola hidup sehat yang dijalaninya bukan hasil instan.
Ia sudah menjalani proses itu selama hampir satu dekade dengan berbagai fase naik turun, termasuk pernah menjalani diet ekstrem dan olahraga berlebihan.
Kini, Debi memilih gaya hidup yang lebih seimbang dengan kombinasi weight lifting dan cardio agar tubuh tetap sehat dalam jangka panjang.
"Goals-nya adalah gimana caranya bisa sustain dan jadi part of lifestyle," tutup Debi Sagita.
(ikh/fik)