Advertisement

Habib Jafar-Fiersa Besari Sentil Juri Ajang LCC MPR RI, Dianggap Nggak Cerdas!

InsertLive | Insertlive
Habib Jafar Ungkap Tanda-tanda Baik Kepergian Vidi Aldiano Saat Ramadan
Habib Jafar-Fiersa Besari Sentil Juri Ajang LCC MPR RI, Dianggap Nggak Cerdas!/Foto: dok. insertlive
Jakarta -

Nama dua juri Dyastati dan Indri Wahyuni mendadak diburu warganet karena dianggap tak memiliki skill sesuai jabatannya yang krusial di MPR RI.

Hal ini lantaran hebohnya media sosial yang ramai membahas ajang bergengsi Lomba Final Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang menyoroti juri serta pembawa acaranya.

Acara LCC Empat Pilar MPR RI ini diketahui sebagai ajang para siswa berprestasi sekolah dalam lomba dengan format tanya-jawab.

Dalam video yang tersebar di media sosial, tampak aksi dua orang juri yang dianggap merugikan salah satu tim peserta meski jawabannya benar.

Advertisement

Meski peserta menjawab benar, kedua juri tersebut bersikukuh menyalahkan salah satu tim peserta hingga ngotot pada pendiriannya.

Dyastasita WB menduduki posisi strategis sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi pada Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI.

Memiliki pangkat Pembina Utama (Golongan IV/e), Dyas merupakan salah satu pilar senior di Setjen MPR yang kerap turun ke berbagai daerah di Indonesia untuk memantau jalannya seleksi acara LCC Empat Pilar MPR RI.

Sementara, Indri Wahyuni memegang peran dalam internal Setjen MPR RI yang menjabat sebagai Kepala Bagian Badan Sosialisasi.

Ia dianggap salah satu tokoh kunci di balik layar LCC Empat Pilar MPR RI di tingkat nasional.

MPR RI sendiri sudah buka suara soal keviralan video tersebut melalui Sekjen MPR RI Siti Fauziah.

"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI saat ini tengah melakukan penelusuran internal," ujarnya, dikutip dari detikcom.

"MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, kejelasan artikulasi jawaban, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel," tegasnya.

Kata Habib Jafar-Fiersa Bersari

Keviralan video soal ajang LCC MPR RI tersebut ramai dikomentari sejumlah figur publik.

Salah satunya, Fiersa Besari yang mempermasalahkan komentar juri soal artikulasi.

"Nyalahin artikulasi. Itu Cerdas Cermat atau Indonesian Idol?" sindir Fiersa Besari.

Sementara Habib Jafar ikut mempertanyakan kecerdasan juri dalam ajang cerdas cermat MPR RI tersebut.

"Kadang lombanya cerdas cermat. Tapi jurinya nggak cerdas dan nggak cermat, ngotot pula," tegas Habib Jafar.

Hingga saat ini, belum ada permintaan maaf dari para juri yang diburu warganet tersebut.

(dis/KHS)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement