Advertisement

Kiai Ashari Lecehkan Santriwati hingga Hamil, Keberadaan Istri di Ponpes Disorot

InsertLive | Insertlive
Ilustrasi pelecehan, seksual, sedih, depresi, stres
Kiai Ashari Lecehkan Santriwati hingga Hamil, Keberadaan Istri di Ponpes Disorot/Foto: Freepik
Jakarta -

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan pendiri pondok pesantren Ndolo Kusumo di Pati, Kiai Ashari, menuai kecaman publik.

Ashari kabarnya melakukan pelecehan pada puluhan santriwati hingga beberapa ada yang hamil dan dinikahkan pada santri senior.

Sebelum akhirnya ditangkap polisi, Ashari bersembunyi di salah satu rumah warganya di dekat Gedong Giong, komplek makam Raden Gunungsari.

Warga mengaku tak mengenal Ashari juga kasusnya terkait pelecehan santriwati yang ada dalam ponpesnya. Ashari pada warga mengaku tengah melakukan ritual karena disuruh gurunya.

Advertisement

"Ceritanya yang bersangkutan mengaku disuruh gurunya berpuasa tiga tahun. Saat ini baru dapat tiga bulan, terus disuruh ke sini. Warga tidak curiga, tidak ada yang tahu. Tempatnya itu juga jauh dari permukiman. Memang biasa datang orang luar kota yang berziarah, jadi tidak ada yang curiga," kata Sutanto, dikutip detikcom.

Sementara itu, kasus Ashari ini ikut menyeret sosok sang istri yang ada di lingkungan ponpes.

Korban T pada Denny Sumargo mengatakan bahwa selama ini istri Ashari benar tinggal di area ponpes tapi tak pernah satu kamar.

"Nggak pernah tidur sekamar," kata T.

Adapun saat ini kasus pelecehan seksual Ashari sudah masuk tahap penyidikan.

Polresta Pati di bawah Kasat Reskrim Dika Hadian Widya Wiratama mengatakan bahwa Ashari sudah mengakui perbuatannya.

"Tersangka khilaf dan bertaubat. Namun, mungkin ada korban tambahan karena cara-cara pelecehan yang dilakukan berbeda tak sampai persetubuhan," kata Dika.

(dis/dis)
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement