Cerita Lansia Jepang Menyelam 600 Kali demi Cari Istri yang Hilang saat Tsunami 2011
Cerita lansia di Jepang mencari jenazah istri yang hilang karena tersapu ombak tsunami 2011 mencuri perhatian khalayak.
Kakek berusia 70 tahun, Yasuo Takamatsu itu diketahui tak pernah lelah mencari jasad sang istri, Yuko.
Yuko hilang saat bencana tsunami menyapu Jepang pada Maret 2011 di pantai Onagawa, Prefektur Miyagi, Jepang.
Disebutkan bahwa Yuko menjadi salah satu dari 2.523 orang yang jasadnya tidak pernah ditemukan setelah gempa bumi berskala 9,0 Ritcher tersebut.
"Apakah kamu baik-baik saja? Saya ingin pulang," bunyi pesan terakhir dari Yuko untuk Yasuo Takamatsu.
Seminggu setelah tsunami itu, ponsel milik Yuko ditemukan di dekat kantornya dan meninggalkan sebuah pesan yang tidak terkirim.
"Tsunaminya sangat besar," bunyi pesan itu.
Setelah menemukan ponsel sang istri, Yasuo Takamatsu pun berniat untuk terus mencari dan menemukan sang istri, hidup maupun jasadnya.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada September 2013, Yasuo Takamatsu mendapatkan lisensi menyelam.
Tiap pekan, Yasuo mulai menyelam di perairan sekitar Onagawa dengan rekan relawan lain menggali reruntuhan laut.
Kabar yang sempat viral di media sosial pada 2024 ini kembali ramai dibicarakan.
Kala itu, diberitakan bahwa Yuko menikah kembali meski Yasuo hampir hilang akal mencari jasad sang istri.
Namun, kabar tersebut dinyatakan hoaks. Hingga kini, Yasuo kabarnya masih tetap berharap bisa menemukan jenazah sang istri di bawah laut.
(dis/dis)